TAPTENG | Badan Pekerja Harian Majelis Sinode Banua Niha Keriso Protestan (BPHMS BNKP) resmi menggelar perayaan ganda bersejarah. Minggu, 27 September 2026, seluruh warga jemaat memperingati 161 Tahun Misi Injil di Kepulauan Nias (Fanörötödö 161 Fakhe Duria Somuso Dödö ba Danö Niha) sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-161 BNKP yang diperingati sejak 27 September 1865 hingga 27 September 2026.
Momentum penuh syukur ini dipimpin jajaran pimpinan BPHMS BNKP periode 2022-2027 yakni Ephorus Pdt. Otoritek Dachli, S.Th, M.Si., Sekretaris Umum Pdt. Ya'aman Zega, S.Th, M.Min dan Bendahara Umum Pdt. Fonaso Mendrofa, S.Th.
Tidak hanya kilas balik misi di Pulau Nias, perayaan akbar ini juga dirangkaikan dengan penyambutan 509 Tahun Reformasi Gereja yang puncaknya jatuh pada 31 Oktober 2026. Gerakan pembaruan teologis yang diinisiasi Martin Luther di Wittenberg, Jerman, pada 31 Oktober 1517 silam, menjadi refleksi penting bagi eksistensi BNKP saat ini.
Pengumuman resmi BPHMS BNKP ini juga telah diunggah melalui platform Facebook agar dapat diketahui seluruh jemaat BNKP secara luas.
Praeses Resort 48 Ajak Jemaat Khidmat Merayakan
Instruksi perayaan ganda ini langsung direspons di tingkat kewilayahan. Praeses Resort 48 BNKP, Pdt. Darma Usaha Telaumbanua, S.Th., secara resmi meneruskan maklumat tersebut melalui Grup Majelis Resort 48 BNKP periode 2022-2027.
Dalam penyampaiannya, Praeses mengajak dan mengimbau seluruh pendeta jemaat serta warga jemaat di wilayah pelayanan Resort 48 untuk bersukacita dan mengambil bagian secara khidmat dalam perayaan HUT ke-161 BNKP dan 509 Tahun Reformasi Gereja.
Guna memperdalam penghayatan sejarah iman, pihak resort juga mendistribusikan materi "Ringkasan Masuknya Injil di Nias" ke setiap jemaat. Materi tersebut akan ditayangkan secara visual melalui infokus saat ibadah, sehingga seluruh generasi BNKP dapat memahami rekam jejak pekabaran Injil di masa lampau.
Dipanggil Menjadi Berkat
Pada tahun 2026 ini, Majelis Sinode BNKP mengusung tema teologis yang relevan dengan dinamika sosial, yakni "DIPANGGIL MENJADI BERKAT" (Bdk. Kejadian 12:2) atau dalam bahasa Nias "TEKAONI TOBALI HOWU-HOWU" (Fahede I Moze 12:2).
Dalam pesan pastoralnya, pimpinan sinode menegaskan bahwa Reformasi dan Misi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan komitmen iman yang transformatif. Peringatan ini menjadi lonceng pengingat agar gereja senantiasa kembali pada kemurnian Firman Tuhan sebagai fondasi kehidupan.
"Melalui momentum 161 Tahun Misi dan menyongsong 509 Tahun Reformasi ini, seluruh warga jemaat BNKP di mana pun berada diharapkan semakin diteguhkan iman dan panggilan pelayanannya. Kita harus terus merawat persatuan, melayani dengan ketulusan kasih, serta hadir sebagai pembawa berkat bagi sesama dan dunia," tulis BPHMS BNKP dalam rilis resminya.
Perayaan tahun ini menjadi penanda bahwa BNKP terus bertumbuh kokoh, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap setia pada akar sejarah pekabaran Injil yang telah menerangi Kepulauan Nias selama lebih dari satu setengah abad.
Selamat merayakan 161 Tahun Misi di Kepulauan Nias dan HUT ke-161 BNKP. Dipanggil Menjadi Berkat, Tekaoni Tobali Howu-Howu. (YAS/REM)

