-->

Diduga Bocor Sebelum Polisi Datang, Barang Bukti Pupuk Oplosan Hilang

Sebarkan:
Tumpukan pupuk oplosan, Kamis (17/9/2026).(mol/GR).
TEBINGTINGGI | Dugaan aktivitas pengoplosan pupuk di Jalan Karya Jaya, Gang Bambu, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, menjadi sorotan setelah polisi melakukan pengecekan ke lokasi.

Pengecekan dilakukan personel Polres Tebingtinggi bersama Kepala Lingkungan III pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, saat petugas tiba, tidak ditemukan barang bukti pupuk yang sebelumnya diduga berada di rumah tersebut.

Kepala Lingkungan III Kamiyem, membenarkan kedatangan dua personel Polres Tebingtinggi ke lokasi. Menurutnya, saat pemeriksaan berlangsung, petugas hanya bertemu dengan seorang pengusaha berinisial S.

“Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB saya mendampingi dua polisi Polres Tebingtinggi datang ke rumah itu. Tapi tidak ada ditemukan barang bukti apa pun. Kami jumpa pengusaha inisial S,” kata Kamiyem saat ditemui, Rabu (16/9/2026).

Kamiyem menyebut S merupakan warga Serdangbedagai yang tinggal di rumah tersebut bersama orang tuanya. Tidak adanya barang bukti saat pemeriksaan membuat dugaan aktivitas pengoplosan pupuk di lokasi tersebut belum dapat dipastikan.

Sebelumnya, pada Sabtu (12/9/2026), awak metro-online.co menemukan sejumlah aktivitas yang diduga berkaitan dengan pengoplosan pupuk di rumah tersebut. Puluhan karung NPK Granular Nagamas 13-6-27 terlihat tersusun di lokasi dengan kondisi sejumlah karung terbuka dan berisi pupuk butiran merah.

Selain itu, dua orang pekerja terlihat melakukan aktivitas bongkar pupuk dari sebuah truk. Mobil warna silver bernomor polisi B 1905 URQ juga terlihat terparkir di depan rumah.

Informasi lain yang diterima wartawan menyebutkan dugaan aktivitas serupa diduga terdapat di beberapa lokasi lainnya. Bahkan, dua pria yang menemui awak media sebelumnya menyebut terdapat tiga lokasi lain yang menurut mereka menjalankan usaha serupa.

“Nanti ku kasih tahu sama orang abang lokasi seperti ini, bahkan lebih besar. Aku tahu ada tiga lagi tempatnya,” ujar salah seorang pria tersebut.

Terkait dugaan aktivitas pengoplosan pupuk di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, wartawan telah berupaya meminta konfirmasi Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi Iptu Herikson Parulian, Kamis (17/9/2026) melalui saluran seluler. Namun hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi tersebut belum diperoleh.(HR/HR)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini