![]() |
| Teks Foto : Lokasi barak narkoba dan praktik perjudian di perkemahan pramuka Sibolangit yang pernah dibakar oleh Polrestabes Medan. ( mol/int/Jl) |
PANCURBATU | Keberadaan dua Bandar judi dan narkoba di Kecamatan Sibolangit Deliserdang yang masih terus beraktivitas membuka usaha praktik perjudian dan peredaran narkoba terkesan “menantang” keras nyali Kapolrestabes medan Kombes Pol Jean Calvinj Simanjuntak.
Bagaimana tidak. Meski sosok Kapolrestabes medan sudah melakukan pembersihan atau penggrebekan terhadap aktivitas perjudian yang ada di sibolangit beberapa waktu lalu tak membuat kedua Bos bisnis haram ini “Ciut”.
Faktanya, aktivitas praktik perjudian jenis mesin tembak ikan, dadu putar dan transaksi jual beli narkotika yang dikelola kedua bos tersebut dikabarkan masih terus eksis beroprasi di kecamatan Sibolangit Deli Serdang.
Seperti di bumi perkemahan Pramuka, persisnya di belakang Villa Lotus Desa Bandar baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Lokasi perjudian dan tempat transaksi jual beli narkotika ini di informasikan buka kembali dan dikendalikan oleh berinisial “ DT “.
Untuk masuk ke lokasi, setiap pemain judi atau pembeli narkoba tidak diperbolehkan membawa HP ke lokasi. Bahkan setiap sudut Gang sebelum sampai lokasi, pengelola perjudian tersebut sudah meletakkan beberapa anggota untuk berjaga jaga situasi.
Dikabarkan, sosok “ DT “ merupakan salah satu preman yang ditakuti di kawasan Sibolangit, terkhusus seputaran Bandar Baru.
Ia diketahui sudah lama mengelola bisnis haram yang menyangkut dengan penyakit masyarakat seperti perjudian dan transaksi narkotika di kawasan Sibolangit yang merupakan wilayah hukum Polsek Pancur Batu. Dan bisnis ilegal tersebut sudah ia kelola dalam kurun waktu 7 tahun belakangan hingga sampai hari ini, Rabu (1/9/2026), aktivitas tersebut masih terus berjalan mulus dan aman.
Sementara di tekongan Amoy, Desa Sikeben Kecamatan Sibolangit. lokasi judi dan barak narkoba dikabarkan dikelola oleh berinisial “UL” yang dikabarkan preman penguasa di jalan lintas Sibolangit.
Hasil pantauan wartawan Rabu, (2/9/2026). Barak judi dan narkoba di kawasan Sibolangit yang dikelola oleh kedua Preman yang ditakuti itu masih tetap eksis beroprasi dengan mulus dan bebas.
Bahkan beredar kabar, kedua bos judi narkoba itu dikabarkan tak takut dengan aparat kepolisian ataupun ultimatum yang sudah pernah dilontarkan Kapolrestabes medan sebelumnya.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi yang di konfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp nya pada Rabu (2/9/2026) siang sampai berita ini diterbitkan redaksi belum memberikan keterangan guna klarifikasi kebenaran informasi tersebut.
Sebelum nya Polisi sudah melakukan pengrebekan terhadap lokasi perjudian di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit Deli Serdang, yang diubah menjadi sarang judi dan narkoba.
Dalam penggerebekan itu, polisi mendapati beberapa sajam jenis kelewang dan parang serta mengamankan 21 orang yang terduga pemakai narkoba.
"Secara khusus di tempat tertentu ada puluhan sajam yang akan digunakan untuk melawan petugas (kepolisian). Ini tidak boleh lagi terjadi," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Rabu (21/1/2026) kemaren.
Calvijn menjelaskan, saat penggerebekan itu ada beberapa pelaku yang sempat kabur. Saat ini, petugas kepolisian tengah mendalami para pelaku yang terlibat di dua lokasi sarang narkoba tersebut.
Saat itu, kapolrestabes medan Kombes Pol Jean Calvinj simanjuntak juga sempat memberi ultimatum kepada para DPO, mengingatkan bahwa mereka bisa lari tapi tak akan bisa bersembunyi.
“Ingat para DPO, kamu bisa berlari, tapi kamu akan tertangkap karena kamu tidak akan bisa bersembunyi,"Tegas Calvijn saat itu.
Akan tetapi, Ultimatum kapolrestabes medan itu tak berlaku bagi kedua bandar narkoba asal sibolangit tersebut. Faktanya judi dan narkoba hingga saat ini masih terus beraktivitas.(TIM)

