
Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan yang sedang patroli
MEDAN | Tawuran dan begal masih jadi momok. Kawasan Jembatan Kembar, Pangkal Titi, Lingkungan II, Kelurahan Belawan Bahari kembali mencekam, sekelompok pemuda terlibat aksi tawuran dengan membawa senjata tajam, Jumat (21/8/2026) sekira pukul 01.00 WIB.
Beruntung, Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan yang sedang patroli langsung merespons laporan warga dan menggagalkan aksi brutal tersebut.
Warga Panik, Pelaku Bubar Saat Polisi Datang
Informasi awal diterima Tim Macan saat sedang patroli di Depo Jalan Stasiun. Seorang warga melintas dan melaporkan ada tawuran di Titi Kembar.
"Sekira pukul 01.00 WIB, dapat laporan warga. Personel langsung bergerak cepat ke lokasi," ujar Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Jan Piter Napitupulu.
Sesampainya di lokasi, para pelaku langsung berhamburan melarikan diri. Dari hasil penyisiran, petugas berhasil mengamankan satu bilah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk melukai lawan.
"Barang bukti kini sudah diamankan di Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk proses lebih lanjut," ujar Jan Piter.
Belawan Belum Aman, Warga Hidup dalam Takut
Bagi warga Belawan, suara gesekan senjata dan teriakan di tengah malam bukan hal baru. Kawasan Titi Kembar, Jalan Stasiun, hingga Lorong-lorong pelabuhan sudah lama dikenal sebagai titik rawan tawuran dan begal.
"Kalau sudah jam 12 malam ke atas, kami takut keluar rumah. Apalagi anak-anak. Tawuran bisa tiba-tiba, begal juga mengintai. Mau kerja pagi jadi was-was," keluh seorang warga yang tak mau disebut namanya.
Fakta diamankannya senjata tajam ini membuktikan, ancaman kekerasan jalanan di Belawan belum padam. Sedikit lengah, bisa makan korban.
Patroli Diperketat, Orang Tua Diminta Awasi Anak
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kompol Jan Piter menegaskan, patroli Tim Macan akan terus digencarkan sebagai langkah pencegahan.
"Kami tidak akan beri ruang untuk tawuran dan begal. Respons cepat akan terus kami lakukan," tegasnya.
Ia juga mengimbau orang tua agar lebih ketat mengawasi anak remaja, terutama malam hingga dini hari. "Jangan beri ruang bagi aksi tawuran. Jika melihat gangguan kamtibmas, segera lapor ke Call Center 110," pungkasnya.
Warga berharap patroli ini tidak berhenti di Titi Kembar saja. Titik-titik rawan lain juga harus disapu. Karena selama senjata tajam masih beredar dan pelaku belum jera, rasa takut warga Belawan belum akan hilang. (RE Maha/REM).
