![]() |
| Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan saat membuka Sosialisasi Pembibitan Kopi Robusta di Desa Simangarossang, Kecamatan Doloksanggul, Senin (13/7/2026).(mol/kmnfo) |
Hal tersebut disampaikan Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan saat membuka Sosialisasi Pembibitan Kopi Robusta yang digelar di Desa Simangarossang, Kecamatan Doloksanggul, Senin (13/7/2026).
Oloan mengatakan kopi tidak hanya menjadi sumber penghasilan utama bagi petani, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai komoditas ekspor yang mampu memberikan kontribusi terhadap devisa negara.
Ia menyebut Humbanghas memiliki potensi besar untuk pengembangan kopi robusta, khususnya di Kecamatan Pakkat, Parlilitan, Tarabintang, Onanganjang, dan Sijamapolang.
"Sebagai bentuk keseriusan Pemkab Humbahas telah mengusulkan pengembangan budidaya kopi robusta seluas 200 hektare kepada Kementerian Pertanian dengan kebutuhan sekitar 200.000 batang bibit pada Tahun Anggaran 2026," ujar Oloan.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dapat mempercepat terwujudnya Humbang Hasundutan sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta di Sumatera Utara dan Indonesia.
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Agro Industri Tunas Mandiri (AGROIND) dengan Koperasi Holong Do Ondolan dalam penangkaran dan pendederan awal bibit kopi robusta guna meningkatkan kualitas serta produktivitas perkebunan kopi masyarakat. (as/as)

