LANGKAT | Upaya unjukrasa yang dilakukan ribuan korban banjir bandang belum lama ini, kini "berbuah manis". Aksi massa ketika itu berhasil menjebol pintu gerbang Kantor Bupati Langkat.
Kini BPBD Langkat bekerjasama dengan BRI Cabang Stabat telah menyerahkan Buku Tabungan tahap l Kepada 472 KK Warga korban banjir yang rumahnya rusak sedang dan rusak ringan, ujar salah satu korban banjir, Ramlan AZ kepada Metro Online, Jumat (12/6/2026).
Penyerahan buku rekening BRI, itu lanjutnya, berlangsung, Selasa (9/6/2026) di aula Kantor Camat Besitang. Kegiatan turut dihadiri Karmila Plt Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Langkat.
Pada kesempatan itu, Camat Besitang, Rastra Yudha mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat maupun daerah Kabupaten Langkat yang hari ini hadir melalui tim BPBD.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada warga yang telah bersabar menunggu dana bantuan dari pemerintah pusat. Data korban bencana telah kami kirimkan ke pemerintah pusat, sesuai aturan dan mekanisme yang ada, ucapnya.
Bagi warga korban banjir yang belum menerima buku rekening dari BRI, mohon bersabar karena ada tahapan berikutnya, kata Rastra Yudha.
Sementara itu, Plt Kabid dan Rekonstruksi BPBD Langkat, Karmila menjelaskan, uang bantuan ini nantinya digunakan untuk memperbaiki bangunan rumah yang rusak.
Dana bantuan dapat ditarik dari bank sesuai dengan belanja bahan bangunan yang dibutuhkan. Bagi korban yang rumahnya telah diperbaiki secara mandiri sesuai dengan faktur bon dari panglong, maka uang yang telah digunakan akan dikembalikan, ucapnya.
Ditempat dan waktu terpisah, Karmila menjelaskan, sekitar 50 KK warga yang rumahnya rusak berat belum menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Dia mengatakan BPBD tetap berupaya dan terus memperbaiki data-data korban sehingga diharapkan semua hak-hak korban dapat terpenuhi sesuai aturan yang berlaku, katanya.
Disinggung pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang hingga saat ini belum rampung, kini pihaknya terus berupaya melakukan percepatan pembangunann. "Pembangunan Huntap sedang kami kerjakan," tutupnya.
Salah satu korban banjir, Rosmaida, 55, warga Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat, dan daerah.
"Bagi kami warga prasejahtera ini, bantuan yang diberikan, itu cukup besar nilainya. "Bangunan rumah yang sebelumnya rusak diterjang banjir akhir November 2025 lalu, kini sudah dapat kami perbaiki," ucapnya kepada kru Metro Online.(lesman simamora/mp)

