Proyek aspal hotmix T.A 2025 sudah rusak, tepatnya di Dusun Pantai Gadung, Desa Bukit Mas. (Foto mol/Lesman Simamora)
LANGKAT- Baru seumur jagung, proyek aspal hotmix T.A 2025 di Dusun Pantai Gadung, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, kini sudah mengalami kerusakan, sesuai pantauan kru Metro Online, Rabu (8/4/2026).
Menurut warga setempat, proyek tersebut dikerjakan pertengahan November 2025 (sebelum peristiwa banjir bandang). "Ia seingat aku begitu," ujar Haris, kepada Metro Online.
Masyarakat Dusun Pantai Gadung, lanjutnya, merasa kecewa karena infrastruktur jalan dengan hotmix diperkirakan sepanjang 100 meter, itu kini sudah rusak lagi tergenang air.
Kini permukaan aspal diperkirakan sepanjang 10 meter itu terbongkar diduga karena material beskos yang digunakan kurang padat. Untuk itu dia minta kepada Dinas PUTR Kabupaten Langkat segera memperbaiki aspal hotmix yang rusak tersebut.
"Jika aspal hotmix yang rusak itu tidak diperbaiki, maka sia-sialah ratusan juta uang negara yang dihabiskan untuk membangun proyek itu, bak seperti ungkapan ibarat membuang garam ke laut," sambungnya.
Jalan tersebut, lanjutnya, merupakan jalan penghubung menuju Desa Sekoci. Dikatakan, kalau proyek itu dikerjakan sesuai standart pemerintah, maka hotmix diharapkan akan bertahan lama, katanya.
"Jadi tidak ada alasan proyek itu rusak akibat banjir bandang yang terjadi akhir November 2025 lalu. Hotmix rusak diduga karena kualitasnya kurang memadai," terangnya, sembari mengatakan, saat proyek dikerjakan kontraktor, tidak terlihat adanya plang yang dipasang di lokasi proyek.
Sekretaris Desa Bukit Mas, Musa Tarigan ketika di konfirmasi, terkait Infrastruktur jalan yang rusak ,mengatakan pekerjaan proyek selesai di kerjakan November 2025 lalu, ujarnya singkat.(lesman simamora/mp)

