![]() |
| Ketua TP PKK Taput Neny Angelina Purba serahkan proposal ke pihak Kantor Perwakilan BI Sibolga, (Foto: diskominfo/mol) |
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi interaktif dalam mematangkan sejumlah program unggulan daerah yang diusulkan untuk disinergikan dengan kebijakan Bank Indonesia, Kamis (16/4/2026).
Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi, hilirisasi produk lokal, pengembangan berkelanjutan untuk komoditas kemenyan, kakao, serta produk turunan nenas.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Taput Neny Angelina Purba mengatakan, akan terus mengembangkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Budaya pengembangan Kampung Ulos, Festival Ulos, hingga penyediaan Galeri UMKM di Bandara Silangit.
Ia menyampaikan, ketahanan pangan program peternakan ikan air tawar dan penguatan langkah pengendalian inflasi daerah, peningkatan (Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transaksi digital serta dukungan pada event olahraga di destinasi wisata dan ajang Putra Putri Bonapasogit 2026.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Reza Putera menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program unggulan tersebut dan segera melakukan kajian mendalam terkait implementasi di lapangan.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Taput menyerahkan proposal usulan secara simbolis sebagai peta jalan kolaborasi ke depan.
Kegiatan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan SEY Pasaribu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Satya Dharma Nababan, serta para perwakilan Perangkat Daerah teknis terkait lainnya. (as/as)

