LANGKAT | Masyarakat Dusun Pantai Gadung, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, desak Dinas PUTR Langkat segera memperbaiki proyek aspal hotmix yang kini sudah rusak dengan sumber dana APBD Langkat Tahun Anggaran 2025, ujar warga di lokasi proyek, Hamdan,45, kepada kru Metro Online, Jumat (10/4/2026).
"Jangan biarkan jalan aspal hotmix yang menghabiskan ratusan juta uang negara, itu dalam kondisi rusak," ucap pria berkumis tipis itu dengan nada kecewa.
Infrastruktur jalan dibangun untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya bagi warga setempat. "Alokasi dana anggaran itu dikucurkan untuk membangun proyek, bersumber dari hasil pajak masyarakat," terangnya.
Lebih lanjut dia, proyek itu rusak masih dalam masa perawatan pihak kontraktor dengan waktu yang cukup panjang sekira empat bulan lebih, tapi herannya pihak Dinas PUTR Langkat hingga kini tak kunjung memerintahkan pihak rekanan memperbaiki aspal hotmix yang rusak, ada apa disebalik itu, ujarnya heran.
Bukankah pihak rekanan wajib melakukan rehabilitasi proyek, jika ada kerusakan, atau mungkin pihak berkompeten terkesan menutup mata, terkait kondisi aspal hotmix rusak, sambungnya lagi.
Untuk itu, dia meminta pihak APH (Aparat Penegak Hukum) segera turun untuk melakukan pantauan dan penyelidikan ke lokasi proyek aspal hotmix itu sehingga dapat diketahui apa sebenarnya penyebab proyek itu rusak sebelum waktunya.
Jika terbukti ada penyalahgunaan dana anggaran atau material proyek tidak standart, diminta APH untuk memanggil para pihak terkait untuk dimintai keterangannya, kemudian diproses hukum sesuai Undang-undang, dan peraturan yang berlaku, pungkasnya.
Salah seorang pejabat Dinas PUTR Langkat, Dedek Ginting yang dikonfirmasi kru Metro Online, Jumat (10/4/2026) melalui sambungan WhatsAp-nya, terkait aspal hotmix rusak di Dusun Pantai Gadung, yang bersangkutan sepertinya enggan menjawab, dia hanya mengatakan, "baik pak" ujarnya singkat.(lesman simamora/mp)

