Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Serdangbedagai Dedy Iskandar, para penyuluh pertanian, serta jajaran Kementerian Pertanian yang mendukung implementasi program di daerah.
Dalam kesempatan itu, Darma Wijaya menyampaikan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat tersebut. Ia menilai kehadiran PM-AAS menjadi peluang besar bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Serdangbedagai.
“Kami menyambut baik program ini. Kabupaten Serdangbedagai menjadi salah satu daerah yang diperhatikan dalam pengembangan pertanian modern, dan ini tentu menjadi peluang besar bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan Serdangbedagai saat ini merupakan salah satu daerah dengan produktivitas padi terbaik di Sumatera Utara. Dengan hadirnya program PM-AAS, ia optimistis capaian tersebut dapat terus ditingkatkan.
Usai pertemuan, rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau lokasi yang direncanakan sebagai area uji coba program PM-AAS di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin.
“Kami berharap setiap program pertanian dari pemerintah dapat membawa dampak positif dan signifikan bagi kemajuan pertanian di Serdangbedagai,” tambahnya.
Sementara itu, Haris Syahbuddin menjelaskan program PM-AAS merupakan pendekatan budidaya terintegrasi yang dikembangkan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian.
Menurutnya, program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern. Berdasarkan pilot project yang telah dilakukan, produktivitas padi mampu mencapai di atas 8,5 ton per hektare melalui penggunaan benih unggul, alat mesin pertanian (alsintan), serta manajemen budidaya presisi.
Ia berharap uji coba PM-AAS di Sumatera Utara dapat mendorong peningkatan hasil panen padi masyarakat secara berkelanjutan.(HR/HR).

