![]() |
| Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap salat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Merdeka Medan. (mol/kmnfo) |
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir bersama Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas, serta istri Wakil Wali Kota Medan Ny Martinijal Zakiyuddin Harahap serta Ketua Dharmawanita Kota Medan Ny Ismiralda Wiriya Alrahman serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Kehadiran jajaran Pemko Medan di tengah masyarakat menambah hangatnya suasana Idulfitri yang penuh makna. Pada pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H ini bertindak sebagai Khatib Ir H Tifatul Sembiring dan Imam salat Adnan Tumangger, Spd.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun kota. Dengan semangat ‘Medan untuk Semua’, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor.
“Idulfitri ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali bersatu, memperkuat kebersamaan dan bersama-sama membangun Kota Medan yang kita cintai,” katanya.
Rico Waas menyadari bahwa Kota Medan yang majemuk membutuhkan pendekatan yang tidak sederhana dalam menyatukan berbagai elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan dan pendekatan yang tepat kepada setiap kelompok.
“Semua elemen harus dirangkul satu per satu dengan cara komunikasi yang berbeda-beda. Kita paham Medan ini sangat majemuk, jadi tidak bisa sekali jalan langsung selesai. Ini butuh proses terus-menerus,” sambungnya.
Lebih lanjut, Rico Waas juga memaknai Idulfitri sebagai waktu yang tepat untuk melakukan refleksi dan otokritik, khususnya dalam upaya pembangunan kota. Ia menyinggung peristiwa banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Medan sebagai pengingat penting bagi semua pihak.
Menurutnya pembangunan yang dilakukan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan demikian, hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh warga.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda, khususnya Gen Z di Kota Medan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif serta memanfaatkan teknologi secara bijak.
Orang nomor satu di Pemko Medan ini juga menyoroti tiga hal utama yang harus dihindari generasi muda, yakni penyalahgunaan narkoba, praktik judi, serta penggunaan teknologi yang tidak produktif.
“Kita yang harus mengendalikan teknologi, jangan sampai kita yang dikendalikan. Gunakan gadget untuk hal-hal yang produktif, untuk berusaha dan membangun masa depan, bukan sekadar menjadi penonton,” jelas Rico Waas.
Terkait hari raya Idulfitri, Rico Waas berharap semangat Idulfitri yang sarat dengan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat hari raya.
“Semoga semangat Idulfitri ini terus kita bawa dalam setiap langkah kita membangun Medan, menjadikan kota ini rumah yang nyaman untuk semua,” pungkasnya.
Sebelumnya dalam tausyiah yang disampaikan Khatib Ir H Tifatul Sembiring menyampaikan pada hari ini dengan berhati kita meninggalkan bulan suci Ramadan nan penuh berkah. Di mana Allah SWT pada hari-harinya telah mencurahkan rahmah, memberikan kucuran magrifahnya serta membebaskan manusia dari siksaan api neraka.
"Mudah-mudahan segala perjuangan amal ibadah kita, rukuk kita sujud kita, qiyam kita diterima Allah SWT. Semakin Taqarrub kita kepada Allah SWT serta memberikan buah ibadah yang dijanjikan itu derajat Taqwa", katanya. (RobS/RS)

