![]() |
| SPPG Kota Galuh 2 Perbaungan, Rabu (4/3/2026).(mol/RG). |
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Serdangbedagai Nurhasanah Ritonga, menyampaikan dari total 56 dapur yang terbentuk, satu dapur yakni SPPG Sei Rampah dihentikan sementara operasionalnya sejak 2 Maret 2026.
“Program MBG selama Ramadan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini yang aktif beroperasi ada 55 dapur,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/3/2026) di Sei Rampah.
Ia menjelaskan, pendistribusian MBG telah dimulai secara serentak pada Senin, 23 Februari 2026, dengan sasaran anak sekolah mulai dari TK hingga SMA, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Khusus selama Ramadan, menu yang diberikan berupa menu kering dengan komposisi gizi seimbang. Sumber karbohidrat disajikan dalam bentuk roti, olahan jagung, ubi, dan tepung lainnya. Protein hewani berupa susu dan telur, protein nabati dari kacang-kacangan, tempe, dan tahu, serta buah atau puding untuk memenuhi kebutuhan serat.
Terkait anggaran, program ini terbagi dua kategori, yakni porsi kecil Rp8.000 untuk balita, TK hingga kelas III SD, dan porsi besar Rp10.000 bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta siswa kelas IV SD hingga kelas XII SMA.
Selain dapur yang aktif, terdapat enam dapur SPPG yang masih menunggu pencairan dana bantuan operasional awal dari BGN, serta 36 dapur lainnya dalam tahap pembangunan.
“Waktu pendistribusian disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara Kepala SPPG dan penanggung jawab penerima manfaat di masing-masing titik distribusi agar berjalan tertib dan tepat sasaran,” jelas Nurhasanah.
Terpisah, Kepala SPPG Kota Galuh 2 Perbaungan Nadia Pratiwi S Kom didampingi Ahli Gizi Elvon, Rabu (4/3/2026), menyampaikan pelayanan tetap berlangsung normal selama Ramadan sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi kebutuhan gizi para penerima manfaat.
"Di SPPG Kota Galuh 2 Perbaungan, jumlah penerima manfaat tercatat sebanyak 2.908 orang, terdiri dari 2.085 siswa dan 823 ibu hamil, ibu menyusui, serta balita," ucapnya.(HR/HR).

