-->

Mahasiswi Kesehatan Medistra Tewas Gantung Diri di Penginapan Cibulan

Sebarkan:

Foto : Polisi Melakukan Evakuasi Korban Gantung Diri ( MOL/GN)
DELISERDANG | Seorang wanita ditemukan tewas gantung diri di Penginapan Cibulan, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Kasus ini mengagetkan pemilik penginapan dan warga sekitar.

Informasi dihimpun, Rabu(25/3/2026) korban adalah Nur Alfisyahri Boru Tambun,22, warga Bandar labuhan bawah, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Awalnya korban cek in di penginapan sekitar pukul 12.00 WIB Senin 23/5 kemarin dan tak keluar keluar kamar setelah itu. Petugas penginapan berniat mengecek namun tak ada jawaban dari dalam kamar.

Karena curiga, petugas penginapan membuka pintu kamar dan kaget setelah melihat korban tewas dalam kondisi tergantung di pentilasi pintu dengan leher terjerat tali.

Setelah dilaporkan pada pengawas penginapan Rosali Tarigan, Polisi yang mendapat kabar melakukan olah TKP dan identifikasi korban.

Korban lalu dibawa ke Rumah sakit guna pengecekan lebih lanjut. Setelah dihubungi Polisi, orang tua korban datang ke rumah sakit menjemput jenazah korban dan membuat pernyataan tidak dilakukan outopsi pada jenazah korban dan mereka akan langsung mengebumikannya.

Korban diketahui seorang mahasiswa di Istitut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan sudah dalam tahap penyusunan skripsi.

Menurut ayah korban Muklis Tambun. Pada Senin lalu korban pamit keluar rumah tapi tak pulang pulang mereka coba menghubungi ponselnya dan korban mengatakan ia sudah berada di asrama Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam.

Hingga kini keluarga tak mengetahui latar belakang korban nekat bunuh diri. Namun dari info beredar kalau korban diduga mengalami sesuatu masalah yang membuatnya depresi hingga nekat mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik SH saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut dan karena pihak keluarga tak bersedia kasus dilanjut, korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

"Korban kita serahkan ke Keluarganya untuk dimakamkan, keluarga tak bersedia dilakukan pengusutan labih lanjut dengan membuat pernyataan tertulis," pungkasnya.( GN) 


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini