
Para pengunjung yang hendak menyeberang ke Samosir di Pelabuhan Ajibata, Senin (23/3/2026). (Mol/os)
TOBA | Liburan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H tahun 2026 jumlah wisatawan dari Ajibata yang hendak menyeberang ke Samosir mengalami lonjakan yang signifikan. Hal ini terpantau langsung di Pelabuhan Penyeberangan Ajibata, ribuan kendaraan roda dua padat merayap menunggu antrin naik ke kapal motor.
Koordinator Pelabuhan Ajibata Tora saat dikonfirmasi langsung, Senin (23/3/2026) mengaku kewalahan dalam melayani para penumpang yang sudah membludak. Ia mengaku bahwa lonjakan ini dipicu karena libur panjang saat lebaran dan juga bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
"Meskipun mengalami lonjakan penumpang, kita tetap melakukan muatan yang standar. Kita hindari overload untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.
Tora menyebutkan, untuk data sementara, pada h+2 liburan hari Raya ada sebanyak lima ribuan penumpang yang sudah menyeberang ke Samosir.
Terpisah, berdasarkan data posko Ajibata - Ambarita terhitung sejak 11 Maret hingga 19 Maret 2026 tercatat sebanyak 1.936 unit kendaraan roda empat/enam dan 273 unit sepeda motor dengan 9.174 orang telah menyebrang dari pelabuhan Ajibata menuju Ambarita.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 2025 yang hanya 1.094 unit kendaraan roda empat/enam dan 149 unit sepeda motor dengan total penumpang 5.589 orang.
Menurut General Manager PT ADSL (Angkutan Danau, Sungai dan Penyeberangan) Cabang Danau Toba Nikson Ambarita menyampaikan pada, Sabtu (21/03/2026) dengan Kapal yang beroperasi tiga unit, KMP Ihan Batak, KMP Pora-pora, dan Wira Toba dengan lintasan Ajibata - Ambrita jumlah kendaraan roda empat dan enak yang menyebrang sebanyak 521 unit, sepeda motor 88 unit penumpang pejalan kaki 109 orang dan penumpang dalam kendaraan 2.476 orang.
Nikson mengatakan diperkirakan puncak penyebrangan Ajibata - Ambarita terjadi hari ini Minggu (22/03/2026) usai perayaan Idul Fitri. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik pihaknya telah menyiapkan 3 skema pengoperasian kapal untuk menghadapi lonjakan. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder guna layanan penyebrangan dengan mengedepankan keselamatan
"Untuk menghadapi lonjakan, tiga Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Ihan Batak, Pora -Pora dan satu Kapal Motor Penyebrangan milik Swasta yang melayani rute Ajibata - Ambarita akan dioperasikan secara optimal guna percepatan bongkar muat," jelas Nikson. (os/os)
