Dari keterangan Aipda Bilal, kejadian tabrakan minibus Taxi Travel Toyota Hiace dengan mobil SUV pribadi Mitsubishi Pajero tersebut berlangsung tepat di depan matanya saat hendak diperjalanan menuju Kantornya di Polres Tapanuli Selatan.
"Kejadiannya sangat cepat dan saya sempat tersentak, kemudian saya langsung berhenti dan turun dari mobil mendatangi seorang ibu yang sedang menangis minta tolong sambil mengangkat dua orang anak. Terus saya gendong anak yang paling kecil untuk menenangkannya dan membawanya ke teras rumah warga sekitar,"ungkap Aipda Bilal yang diketahui saat ini menjabat Kanit III di Sat Intelkam Polres Tapanuli Selatan.
![]() |
| Aipda Bilal saat mengangkat seorang Ibu ke teras warga setelah Mengevakuasinya dari dalam Mobil Taxi |
Selanjutnya kata Aipda Bilal, ia langsung bergegas membantu mengeluarkan seorang penumpang perempuan yang terjepit di bangku depan minibus taxi travel, sebari menunggu pertolongan warga sekitar.
Terpisah, Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara SH SIK MH dikonfirmasi mengatakan, dua unit mobil yang bertabrakan yakni, Minibus Taxi Travel merek Toyota Hiace BK 7698 LD dikemudikan oleh atasnama Dwi Novrizal Halim Siregar, Lk, 34 tahun alamat Jalan Bunga Raya, Lingkungan IV, Kota Medan.
Sedangkan kontranya mobil SUV pribadi Mitshubishi Pajero Sport BA 1243 SY dikemudikan oleh atasnama Bambang Boby Handoko , LK, 33 tahun (tidak memiliki SIM.red) dengan alamat Simpang Ampek Lingkungan Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
"Kedua mobil tersebut saat bertabrakan berlawanan arah. Dimana mobil minibus Taxi Toyota Hiace yang diketahui membawa 11 penumpang datang dari arah medan menuju arah Padangsidimpuan. Sedangkan lawannya mobil pribadi SUV Mitshubishi Pajero datang dari arah Padangsidimpuan menuju arah Medan,"kata AKBP Yon Edi Winara.
Dijelaskan Kapolres, kejadian bermula saat mobil Taxi Travel Toyota Hiace yang diketahui mobil penumpang armada dari Mandiri Taxi datang dari arah Medan tujuan Panyabungan dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.
Pada saat tiba di lokasi kejadian, mobil Taxi Toyota Hiace sudah mepet dan hanya memiliki jarak sekitar 50 meter didepannya dengan Tiga unit mobil yang berhenti karena ada plang penanda kemalangan.
Sehingga, sopir Taxi Toyota Hiace tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan seketika membantingkan setirnya ke kanan untuk menghindari ketiga mobil yang berhenti tersebut.
Pada saat itu, mobil Mitshubishi Toyota Pajero datang dari arah berlawanan langsung mengerem mendadak, karena melihat Mobil Taxi Toyota Hiace datang menuju arahya didepan.
Dengan kondisi sudah berhadapan dan tak bisa menghindar lagi. Sehingga, Taxi Toyota Hiace menabrak bagian depan sebelah kiri Mobil Mitshubishi Pajero dan sebelum akhirnya terhenti setelah menabrak sebuah warung milik warga.
"Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya terdapat beberapa korban luka - luka ringan dan sudah dibawa untuk berobat ke Puskesmas Pargarutan dengan menggunakan ambulan milik Batalyon C Sat Brimobdasu,"terang Kapolres.
Adapun indetitas para korban luka yang dilarikan ke Puskesmas Pargarutan untuk penanganan medis tersebut. Yakni,
1.Esnawati Limbong, Pr, 28 tahun alamat Desa Pardamean Baru, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal dengan kondisi mengalami luka kaki sebelah kiri dan terkilir.
2.Ariati, Pr, 60 tahun alamat Jalur IV Barat Jorong Jambak, Desa Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dengan kondisi mengalami luka memar di kepala, rahang sebelah kanan dan lutut sebelah kiri.
3.Nada, Pr, 1 tahun alamat Jalur IV Barat Jorong Jambak, Desa Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dengan Kondisi mengalami luka memar di kepala.
4.Muhammad Bismar, Lk, 24 tahun alamat Siantona, Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal dengan kondisi mengalami luka memar di lengan sebelah kiri dan luka gores di tangan kanan.
"Hingga saat ini kejadian tabrakan tersebut masih didalami oleh pihak Sat Lantas," pungkas AKBP Yon Edi Winara.(gnp/red)


