![]() |
| Foto bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan dengan pengurus KBM serta OPD terkait, Kamis (5/2/2026).(mol/RG) |
Menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut, Kamis (5/2/2026), Panitia Pawai Obor Keliling Komunitas Bedagai Mengaji (KBM) melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai dan diterima langsung oleh Wakil Bupati H Adlin Tambunan.
Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Adlin Tambunan menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi KBM dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang bernilai positif bagi masyarakat.
Menurutnya, Pawai Obor Keliling tidak hanya sekadar tradisi menyambut Ramadan, namun juga menjadi sarana membangun karakter, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan.
“Pemkab Serdangbedagai mendukung kegiatan keagamaan yang memberi dampak positif bagi masyarakat. Saya berharap pelaksanaan Pawai Obor Keliling dapat berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Adlin Tambunan.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan tersebut sebagai media edukasi bagi generasi muda agar semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua KBM Pahotan Sitorus, didampingi pembina Darmawan dan para pengurus, menyampaikan Pawai Obor Keliling akan dilaksanakan pada 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Lapangan Istana Raja Bedagai.
“Pawai obor ini merupakan bentuk syiar Islam sekaligus upaya mempererat ukhuwah dan kebersamaan, khususnya di kalangan generasi muda Tanah Bertuah Negeri Beradat,” ungkapnya.
Selain pawai obor, rangkaian kegiatan tahunan menyambut bulan Ramadan itu juga akan diisi dengan pemberian tali asih kepada anak yatim oleh para nelayan di Kecamatan Tanjung Beringin.
“Peserta diperkirakan mencapai ribuan orang, dan kegiatan ini akan dirangkai dengan pemberian tali asih oleh nelayan Tanjung Beringin kepada anak yatim,” ucapnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs Akmal AP MSi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Dr Ahmad Idris Daulay, serta pengurus Komunitas Bedagai Mengaji (KBM) dan foto bersama.(HR/HR).

