![]() |
| Foto: Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang dalam Kondisi Tidak Bernyawa (mol/humas) |
Dipetik dari Platform Facebook Basarnas Bali, Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kelas A Denpasar, I Wayan Juni Antara mengatakan, pihaknya menerima laporan orang hilang (korban), Jumat (9/1/2026) sekira pukul 09.00 WITA, dari Kepala Lingkungan Uma Anyar.
Keterangan dari pihak keluarga, korban biasanya menggunakan bantuan tongkat untuk berjalan, sementara tongkatnya ditemukan di rumahnya. Kecurigaan korban terjatuh ke sungai yang berada di belakang rumah.
Begitu menerima laporan, Pos Siaga mengambil langkah cepat mengirim personel Tim Rescue ke lokasi dilengkapi peralatan Drone Thermal dan perlengkapan medis serta SAR air, karena dicurigai korban jatuh ke sungai, namun hari itu korban belum berhasil ditemukan, pencarian dilanjut Sabtu.
Pencarian Hari Kedua Korban Ditemukan
Operasi SAR hari kedua melibatkan Tim Gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Dit Samapta Polda Bali, Brimob Batalyon B Mengwi, Polsek Mengwi, PMI Badung, Gowri Rescue, Bima Sakti Rescue, SDI, SAR Dog, ORARI Bali, Bhabinkamtibmas serta Babinsa Desa Luk-Luk dibantu masyarakat dan keluarga korban.
Koordinator Lapangan Basarnas Crista Priana, Sabtu (10/1/2026) siang mengatakan, Tim SAR Gabungan memulai penyisiran sekitar pukul 07.30 WITA mulai dari belakang rumah korban hingga ke Dam Luk-Luk.
Awal pencarian hingga pukul 09.00 WITA, selanjutnya Tim kembali menyisir dari Dam Luk-Luk ke arah selatan. "Pukul 10.20 WITA korban berhasil kita ketemukan kurang lebih 200 meter dari Dam Luk-Luk," ungkap Crista
Untuk memastikan jasad yang ditemukan memang lansia atas nama Ni Ketut Menuh, Tim SAR segera menghubungi pihak keluarga.
"Setelah terkonfirmasi benar yang ditemukan adalah Ni Ketut Menuh, jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung menggunakan ambulance," sebut Crista Priana menutup penjelasan (ay-hmsdps/bay)

