Kondisi ruang kelas yang belum rampung dikerjakan mengakibatkan terkendalanya proses belajar dan mengajar di SDN limau Mungkur (Poto : Rabu 21/1/2026/mol/mp)
LANGKAT | Pengerjaan proyek pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas tahun anggaran 2025 terkendala, bahkan sampai memasuki tahun anggaran 2026 pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas tersebut belum juga rampung.
Mangkraknya pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas tersebut mengakibatkan para siswa/i di dua SDN tersebut terkendala melaksanakan proses belajar dan mengajar.
Data dan informasi yang dihimpun Metro Online, Rabu (21/1/2026) di Desa Limau Mungkur dan Desa Pematang Tengah terdapat pembangunan dan rehabilitasi dua SDN yang saat ini masih mangkrak alias belum kelar, meski perjanjian salam kontrak kerja per 31 Desember 2025 harus sudah timbang terima.
Ino salah satu pekerja yang sedang tiduran di ruang kelas saat disambangi Metro Online mengatakan, terkendalanya rehabilitasi dua ruang kelas belajar di SDN Limau Mungkur tersebut akibat bahan material tidak kunjung datang.
Dia mengaku telah dua hari tidak ada aktifitas bekerja rehabilitasi kedua ruang kelas belajar tersebut, awalnya dia dan kelima rekan kerjanya aktif bekerja rehabilitasi ruang kelas.
"Bagaimana bisa selesai kalau materialnya tidak ada, saat ini hanya saya sendiri disini sembari menjaga area rehabilitasi ruang kelas," ucap Ino.
Sementara itu diutarakan salah seorang guru yang berdomisili diperumahan guru sekolah, rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas belajar di SDN 067767 Bukit Kapal Desa Pematang Tengah masih terkendala, bahkan peralatan kerja para tukang dititipkan kepadanya karena para pekerja bangunan tersebut sudah berhari-hari pulang dan tidak bekerja .
Kondisi ruang bangunan ruang kelas SDN bukit kapal desa pematang tengah Kecamatan pematangjaya yang belum rampung mengakibatkan terkendalanya proses belajar mengajar (Poto:21/1/2026/mol/mp)
Dia menyebut kalau proses belajar mengajar terpaksa dibuat sebahagian masuk siang dikarenakan kedua ruang kelas belum rampung dan masih terbengkalai.
"Kalau mengenai kapan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas tersebut selesai saya tidak tahu pak, lagian bahan bangunannya kan gak ada," ucap guru kelas tersebut.
Selain itu, rehabilitasi dan pembangunan gedung kelas SDN Air Putih Desa Salahaji Kecamatan Pematangjaya juga belum rampung.
Ruang kelas yang dibangun pada tahun anggaran 2023 saat ini tidak dipergunakan, sejak gedung tersebut selesai dibangun belum pernah dipergunakan. "Pasalnya lantai keramik ambruk serta plafon dalam dan luar semua sudah pada ambruk," ucap salah seorang pekerja bangunan.
Kepala SDN Air Putih Desa Salahaji Kecamatan Pematangjaya Ratna Sari Dewi mengatakan, mengenai pembangunan dan rehabilitasi kelas masih berjalan.
Terkait terkendalanya proses belajar mengajar di SDN yang ada di Kecamatan Pematangjaya, Camat Pematangjaya Hairul Amin Ritonga S Sos MM dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, terkait dengan SDN di Damar Condong dan SDN yang ada di Pematangjaya perhari ini berdasarkan laporan dari kepala desa sedang dalam perbaikan dan sudah hampir rampung.
Kepala dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun berjanji akan menjelaskan persoalan itu. "Sebentar masih ada tamu saya, nanti saya tanggapi," ucap Ilhamsyah Bangun dari ujung teleponenya.(mp/mp)


