![]() |
| Foto : Pedagang Lubuk Pakam Protes Digusur ( MOL/GN) |
Petugas trantib juga melakukan blokir jalan agar para pedagang kaki lima dan masyarakat yang hendak berbelanja pagi tidak melakukan aktivitas jual beli disepanjang Jalan Pasar III hingga Lapangan Segitiga Lubuk Pakam. Aturan itu untuk memindahkan semua aktivitas perdagangan ke Pasar Tradisional Bakaran Batu yang sudah disiapkan.
Aksi petugas Satpol PP yang menggangkati meja jualan pedagang serta memblokir Jalan pasar tiga mendapat protes dari para pedagang yang masih berjualan di sepanjang jalan, kericuhanpun tak terhindarkan antara para pedagang dengan petugas.
Belum diketahui apakah ada yang terluka akibat kericuhan yang terjadi antara pedagang dan petugas penertiban, namun pertengkaran sepanjang penertiban terus terjadi, aksi saling dorong juga sesekali terjadi saat petugas mengangkat paksa meja pedagang dan pedagang mempertahankannya.
"Kami sudah sewa ruko disini Rp 30 juta setahun, bagaimana kami menutupi kerugian kami kalau tak boleh jualan di sini, pakai otak kalian dikit, toh kami juga tak julaan di badan jalan juga tak diatas parit, kenapa dilarang dan kenapa jalan juga diblokir untuk menghentikan usaha kami, bupati kau itu kami juga yang milih, jangan gitu kalian jadi petugas, kalian perintah Bupati, kami dagang untuk biaya hidup bukan mencuri dimana nurani kalian menggusur orang sesuka hati," teriak Evi Berutu salah seorang pedagang bahan pangan yang sudah belasan tahun berjualan di tempat itu.
Pedagang mengancam akan melakukan aksi demo ke Kantor Bupati Deli Serdang atas penggusuran paksa yang dilakukan petugas Satpol PP.
"Kami tidak berjualan di badan Jalan kenapa kami dilarang jualan, nanti kita akan demo ke Kantor Bupati memprotes kekejaman ini," ucap Pakpahan salah seorang pedagangan.
Kebijakan pemindahan para pedagang kaki lima, bahan pangan dan sebagainya di lakukan oleh Bupati Deli Serdang semenjak kontrak pengelolaan Plaza dan Pasar Delimas Lubuk Pakam habis dan diambil alih Pemkab Deliserdang beberapa bulan lalu. Dan itu berimbas pada para pedagang yang ada di area plaza dan sekitarnya untuk direlokasi ke Pasar Bakaran Batu.( GN)

