-->

Lantik Direksi Tiga PUD, Rico Waas Tekankan Pengabdian dan Penguatan Kinerja

Sebarkan:

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memberikan selamat kepada para pejabat yang baru dipantik. (mol/ kmnf)
MEDAN | Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Senin (5/1/2026) menegaskan, pengangkatan direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) bukan sekadar pengisian jabatan struktural.

Melainkan amanah pengabdian untuk membenahi dan mengembangkan badan usaha milik daerah agar lebih profesional, sehat, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penegasan itu disampikannya usai mengambil sumpah dan melantik Direksi PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan Kota Medan, di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan.

Para pejabat yang dipantik yakni Anggia Ramadhan sebagai Direktur Utama (Dirut) PUD Pasar. Posisi Direktur Operasional diamanahkan kepada Agus Syahputra, Direktur Administrasi dan Keuangan dijabat oleh Bobby Octavianus Zulkarnain. Direktur Pengembangan dan SDM dipercayakan kepada Rudiansyah.

Pada PUD Pembangunan Kota Medan, Rico Waas mengangkat Karya Septianus Bate’e sebagai Dirut. Sedangkan Direktur Operasional Surya Kurniawan, Direktur Umum dan Keuangan/SDM Endang Junaidi, serta Direktur Pengembangan Wendy Meilanda.

Sementara itu, susunan Direksi PUD Rumah Potong Hewan Kota Medan terdiri atas Irwansyah Gultom sebagai Dirut, Jadi Pane sebagai Direktur Operasional, Ardiansyah sebagai Direktur Umum dan Keuangan/SDM serta Rosmidawati Lubis sebagai Direktur Pengembangan.

“Pelantikan ini bukan untuk mencari status jabatan, tetapi untuk mengabdi kepada Kota Medan dan membenahi perusahaan daerah agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Rico Waas 

Di bagian lain ia menyampaikan harapan agar pelantikan di awal tahun 2026 ini menjadi momentum lahirnya semangat dan spirit baru bagi perusahaan daerah Kota Medan.

Menurutnya, ketiga PUD merupakan bagian penting dari ruang usaha milik Pemerintah Kota Medan yang masing-masing memiliki potensi sekaligus tantangan besar yang membutuhkan kepemimpinan kuat serta strategi yang tepat.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan tidak menuntut perubahan secara instan, namun menginginkan langkah perbaikan yang terukur dan berkelanjutan.

“Kami tidak menuntut perubahan yang instan, tetapi kami ingin perusahaan daerah bergerak dengan langkah yang terukur dan menjadi perusahaan yang sehat serta menghasilkan keuntungan secara benar,” ujarnya.

Soroti

Rico Waas secara khusus menyoroti PUD Pasar yang menghadapi tantangan perubahan pola belanja masyarakat dan pesatnya perkembangan teknologi. Ia menekankan pentingnya pembenahan fasilitas, sistem pengelolaan serta kebersihan pasar.

Sekaligus mendorong modernisasi agar pasar tradisional tetap diminati masyarakat dan mampu mengakomodasi pelaku UMKM, termasuk generasi muda.

Pada PUD Pembangunan, Rico meminta agar seluruh aset daerah dikelola secara maksimal dan tidak dibiarkan terbengkalai. Ia mendorong penerapan pendekatan yang modern dan inovatif, termasuk membuka peluang investasi, sehingga aset yang dimiliki dapat memberikan nilai tambah dan memperkuat kinerja perusahaan.

tlTerkait PUD Rumah Potong Hewan, Rico Waas mengakui besarnya tantangan yang dihadapi. Ia berharap direksi mampu menyusun strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas layanan dan operasional agar perusahaan dapat tumbuh menjadi badan usaha yang sehat dan berdaya saing.

Rico Waas juga meminta ketiga PUD segera menyiapkan dan memaparkan strategi pengembangan perusahaan dalam waktu dekat. Ia menargetkan strategi tersebut mampu menciptakan perusahaan daerah yang profesional dan profitable sepanjang tahun 2026, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Medan.

“Tahun 2026 harus menjadi awal kebangkitan perusahaan daerah Kota Medan agar lebih kuat, profesional, dan menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadiri Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, serta para asisten di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Medan. (RobS/RS)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini