![]() |
| Kasat Lantas AKP Dela Antomi SH saat nemberikan imbauan kepada sejumlah pengendara agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas. (mol/ys) |
Ajakan tersebut disampaikan Kasat Lantas kepada kru Metro-Online.co, Rabu (21/1/2026) pagi, melalui pesan WhatsApp pribadi. Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan semata-mata kewajiban aparat kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh pengguna jalan.
Menurutnya, hingga saat ini masih ditemui sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi besar menimbulkan kecelakaan, terutama yang melibatkan pengendara sepeda motor. Oleh karena itu, Kasat Lantas mengingatkan agar setiap pengemudi mobil maupun pengendara sepeda motor senantiasa mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
“Keselamatan di jalan harus dimulai dari kesadaran pribadi. Satu pelanggaran kecil dapat berakibat fatal, bukan hanya bagi pengendara itu sendiri, tetapi juga bagi orang lain,” ujar Kasat Lantas Polres Tapteng.
Ia secara tegas menekankan kewajiban penggunaan helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta mengimbau masyarakat untuk menjauhi berbagai perilaku berisiko, di antaranya penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot blong, aksi balap liar di jalan umum, berkendara secara ugal-ugalan dan tidak beretika, menggunakan telepon seluler saat mengemudi, berboncengan lebih dari dua orang, serta mengemudi atau berkendara dalam pengaruh alkohol.
Selain itu, Kasat Lantas juga menyampaikan pihaknya terus mengedepankan langkah preventif dan humanis dalam penegakan hukum lalu lintas. Salah satunya melalui pemberian teguran dan edukasi langsung kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, sebagai upaya membangun kesadaran tanpa harus selalu mengedepankan tindakan represif.
“Kami ingin masyarakat selamat sampai tujuan. Teguran yang kami berikan adalah bentuk kepedulian, bukan semata-mata penindakan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kasat Lantas Polres Tapteng menerangkan kalau kita berkomitmen untuk terus menciptakan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) melalui patroli rutin, kegiatan sosialisasi, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Ia berharap, dengan meningkatnya kepatuhan berlalu lintas, angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan sehingga jalan raya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan."pungkasnya. (YS/RS)

