
Kondisi rumah para warga yang hangus terbakar. (Foto: dok_humaspolres/MOL)
SIBOLGA | Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat
penduduk di Jalan Ketapang Gang Kerinci, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan
Sibolga Utara, Kota Sibolga, Kamis (08/01/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat unit rumah warga semi permanen terdampak
kebakaran, dengan rincian tiga unit mengalami rusak berat dan satu unit rusak
ringan.
Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta SH SIK MH melalui Kasi
Humas Polres Sibolga AKP Suyatno, menjelaskan kebakaran tersebut menyebabkan
enam kepala keluarga kehilangan tempat tinggal sementara.
Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan
mencapai sekitar Rp250 juta.
keterangan saksi
Mansur Sinaga, 24, seorang nelayan yang tinggal di lokasi kejadian, kebakaran
pertama kali diketahui saat dirinya sedang tidur di dalam rumah. Ia terbangun
setelah merasakan hawa panas dan melihat kobaran api muncul dari bagian
belakang rumah, tepatnya di area dapur.
Menyadari kondisi
berbahaya, Mansur segera menyelamatkan diri keluar rumah. Saksi lainnya, Irma
Simanjuntak, 42, ibu rumah tangga warga setempat, menuturkan bahwa sekitar
pukul 08.55 WIB ia sedang berada di depan rumah sambil berbincang dengan warga.
Tak lama
kemudian, suaminya melihat kepulan asap hitam dari belakang rumah milik Mansur
Sinaga. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya,
sehingga warga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Cepatnya
penyebaran api disebabkan oleh kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat
dari material semi permanen serta jarak antar rumah yang berdekatan. Sekitar
pukul 09.00 WIB, petugas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Sibolga tiba di
lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil
tangki air.
Proses pemadaman
turut dibantu personel Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, serta masyarakat setempat.
Setelah upaya intensif selama kurang lebih 25 menit, api berhasil dipadamkan
pada pukul 09.25 WIB.
”Adapun rumah
warga yang terdampak kebakaran dihuni oleh enam kepala keluarga, yakni M.
Efendi Sinaga, Alfani Simamora, Toni Simatupang, Syarifudin, Rabbi, dan
Musinam. Sebagian besar rumah korban mengalami kerusakan berat," ujar
suyatno.
Hingga saat ini,
penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Dugaan sementara api berasal dari bagian belakang salah satu rumah warga, namun
sumber pemicu kebakaran masih didalami lebih lanjut.
Pasca kejadian, jajaran Polres Sibolga langsung mengambil
langkah cepat. Personel Pamapta III Polres Sibolga yang dipimpin IPDA M Dian
Damanik SH, turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman, evakuasi
warga, pengamanan tempat kejadian perkara (Pamka dan Pamtup), serta pengaturan
arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Selain itu, Kasat
Intelkam Polres Sibolga IPTU Suryantoni SH bersama personel Sat Intelkam
melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan dokumentasi. Sementara
personel Sat Reskrim Polres Sibolga melaksanakan olah TKP, memasang garis
polisi (police line), melakukan penyelidikan lanjutan, mengamankan barang
bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab kebakaran.
Pihak kepolisian
mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya
di kawasan permukiman padat penduduk, serta memastikan instalasi listrik dan
penggunaan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman guna mencegah kejadian
serupa terulang kembali.(YS/JS)
