
Buka Konfercab IV, Bupati Batubara dorong NU perkuat sinergi pembangunan.(Foto: humas/mol)
BATUBARA | Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, menghadiri sekaligus membuka Konferensi Cabang (Konfercab) IV Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batubara di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (10/1/2026).
Mengusung tema “Berkhidmat Bermartabat, Membangun Peradaban”, konferensi ini menjadi momentum strategis bagi NU untuk memperkuat peran keumatan, kebangsaan, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Baharuddin menekankan pentingnya transformasi organisasi. Menurutnya, eksistensi organisasi modern tidak lagi sekadar diukur dari kuantitas anggota, melainkan kualitas sumber daya manusia di dalamnya.
"Hari ini bukan lagi persoalan besar atau tidaknya sebuah organisasi, tetapi bagaimana kita meningkatkan kualitas agar mampu sejajar dan bersaing dengan yang lain," tegas Baharuddin.
Ia menilai NU memiliki posisi vital dalam membangun peradaban yang bermartabat. Peran tersebut mencakup aspek keagamaan, sosial, pendidikan, hingga kebangsaan. Oleh karena itu, pemerintah daerah membutuhkan NU sebagai mitra strategis untuk menjaga persatuan dan mendorong kemajuan Kabupaten Batubara.
"Pemerintah daerah berharap NU terus bergandengan tangan, berkhidmat, dan bermartabat menciptakan pembangunan berkelanjutan serta berkeadaban," tambahnya.
Baharuddin juga berpesan agar pelaksanaan Konfercab IV berjalan dengan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan musyawarah. Hal ini penting demi melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi internal organisasi maupun kemaslahatan masyarakat luas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, selawat bersama, dan diakhiri dengan penyerahan santunan kepada warga yang membutuhkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PW NU Sumut Marhalim Harahap, Ketua Caretaker PC NU Batubara Abrar M. Daud Faza, Anggota DPRD Simalungun sekaligus mantan Bendahara NU Batubara Budi Herianto Dalimunte, Kakan Kemenag Tanjung Balai Ahmad Sofyan, Ketua KPU Batubara, serta perwakilan badan otonom NU dan tokoh masyarakat setempat. (Ds/js)
