-->

Akibat Banjir 46 Hari Lalu, Siswa Dari Tiga SDN Terpaksa Harus Belajar Ditenda

Sebarkan:

 


Kondisi bangunan sekolah SDN 058123 alur pakis kelurahan tangkahan durian yang roboh akibat diterjang tanah longsor disertai pohon tumbang (Poto:mol/mp)


LANGKAT | Akibat banjir 46 hari lalu melanda 16 kecamatan di Kabupaten Langkat Siswa/i dari tiga SDN di Langkat terpaksa harus melakukan belajar ditenda yang disediakan Kementerian Pendidikan.

Informasi yang dihimpun metro online Sabtu (10/1/2026) dilapangan, terdapat tiga sekolah dasar negeri (SDN) yang murid nya terpaksa belajar didalam tenda yang bertuliskan kementerian pendidikan sekolah dasar.

Adapun SDN yang menyelenggarakan belajar ditenda yakni, SDN 058123 yang terletak di lingkungan kampung tengah alur pakis, kelurahan tangkahan durian, Kecamatan Berandan barat, SDN 0540001 Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, serta SDN Desa Seitualang, Kecamatan Berandan barat.

Tenda bertuliskan kementerian pendidikan sekolah dasar tersebut didirikan persis ditempat yang aman yang jauh dari reruntuhan bangunan yang sudah rewor akibat terjangan air banjir bulan November 2025 lalu.

Salah seorang pekerja jamban disambangi metro online mengatakan, kalau proses belajar mengajar di SDN sekoci sudah berlangsung sejak surut nya air banjir.

"Siswa/i di sekolah ini sudah sejak lama belajar didalam tenda, sejak surut nya air banjir pak" ucap Sutris.

Hal serupa dikatakan Marni warga alur pakis, siswa/i di SDN tersebut belajar ditenda sejak ruangan belajar sekolah ditimpa reruntuhan tanah longsor dan pohon tumbang.

Setelah air banjir surut kemarin ada datang dari kementerian pendidikan, kementerian PUPR serta kepala dinas pendidikan melakukan peninjauan ke sekolah, ucap Marni.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun dikonfirmasi melalui jaringan selular, dia membenarkan kalau siswa/i tiga SDN melakukan belajar mengajar di tenda 

Kondisi tenda kementerian pendidikan tempat siswa/i melakukan proses belajar mengajar (Poto:mol/mp)


Sektor pendidikan termasuk salah satu yang berdampak akibat bencana yang melanda Kabupaten Langkat beberapa waktu yang lalu, dampak yang luar biasa yang dialami 3 (tiga) Sekolah Dasar yaitu SD Alur Pakis, SD Sekoci dan SD Sei Tualang dimana infrastruktur bangunannya mengalami rusak berat sehingga kegiatan Proses Belajar Mengajar mengalami kendala. 

Beberapa waktu yang lalu Menteri Pendidikan Dasar Menengah Republik Indonesia sudah melakukan peninjauan kepada SD Negeri Sekoci dan turut hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Langkat dan Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat. 

Kehadiran Kementerian tersebut Dalam rangka bagaimana agar proses belajar mengajar tetap dapat terlaksana, Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat terus  berkoordinasi dan mendapat bantuan beberapa tenda untuk pelaksanaan pembelajaran secara darurat menunggu menanganan infrastrukstur. 

Kementerian PUPR juga telah melakukan survey terhadap ketiga Sekolah Dasar tersebut didampingi Dinas Pendidikan Langkat dan para Kepala Sekolah untuk dapat segera dilakukan proses pembangunan pasca bencana yang dialami beberapa waktu yang lalu.

Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Langkat dalam proses penyusunan dokumen R3P sehingga dampak-dampak yang timbul akibat bencana dimaksud dapat segera ditangani sesuai dengan skala prioritas.

Mengenai besaran biaya nanti pihak Kementerian PUPR akan melakukan perencanaan detail terkait anggaran yang dibutuhkan untuk  pembangunan sekolah dimaksud, jelas Ilhamsyah Bangun.(mp/mp)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini