![]() |
| Dokumen foto tim Tabur pada Asintel Kejati Sumut mengamankan buronan. (mol/roberts) |
Optimalisasi fungsi intelijen tersebut dilaksanakan berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan RI dan UU Intelijen Negara Nomor 11 Tahun 2017, dengan mengedepankan fungsi pengamanan, pengumpulan bahan data dan keterangan untuk mendukung kinerja seluruh bidang kerja pada Kejati sumut serta dilaksanakan secara terbuka dan tertutup.
Sebanyak 10 buronan dari perkara berbeda berhasil dibekuk tim Tangkap Buronan (Tabur) bidang Intel, koordinasi dengan bidang lainnya.
Dari catatan Metro-Online, kesepuluh buronan yang berhasil dibekuk tersebut tidak terlepas dari kepiawaian Muhammad Husairi ketika menduduki jabatan Kasi V pada Asintel Kejati Sumut.
Selain itu, Bidang Intel telah melakukan tindakan cegah tangkal (cekal) sebanyak 27 kegiatan serta operasi intelijen dalam rangka pengamanan penanganan perkara baik pidana khusus maupun pidana umum sebanyak 3 kegiatan.
Melakukan pemetaan atau monitoring pengawasan aliran kepercayaan (Pakem) sebanyak 4 kegiatan.
Kemudian sebagai supporting atau dukungan penuh ke bidang kerja lain, Bidang Intelijen telah berhasil melaksanakan tugas Pengamanan Sumber Daya Organisasi (Pam SDO) sebanyak 16 kegiatan, sebagai bentuk pencegahan dan pengamanan personil maupun organisasi.
![]() |
| Dokumen foto tim Tabur pada Asintel Kejati Sumut mengamankan buronan. (mol/roberts) |
Selanjutnya dalam rangka identifikasi data dan dukungan informasi, bidang intelijen telah melaksanakan operasi intelijen penyelidikan yang kemudian ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi, telah dilimpahkan penanganannya ke bidang Pidsus.
Dalam rangka mengedukasi masyarakat dari seluruh lapisan untuk mencegah terjadinya kejahatan yang berulang serta mengamankan kebijakan pemerintah dan peraturan lainnya, bidang Intel Kejati Sumut telah melaksanakan kegiatan sosialisasi hukum dan perundang-undangan melalui program Penerangan Hukum sebanyak 10 kegiatan.
Penyuluhan hukum (Luhkum) sebanyak 15 kegiatan dan telah melaksanakan pelacakan aset terkait dugaan tindak pidana sebanyak 4 kegiatan.
Pembangunan Nasional
Bidang Intel juga berhasil melaksanakan pengamanan pembangunan strategis sebanyak 66 kegiatan untuk mendukung pembangunan nasional dengan total nilai pagu anggaran yang dilakukan pengamanan sebesar Rp930.542.737.290 plus USD163 juta.
Kajati Sumut Dr Harli Siregar melalui Plh Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Indra Hasibuan menambahkan, bidang Intelijen Kejati Sumut tercatat terbaik ketiga seluruh Indonesia kategori kinerja terbaik penyerapan anggaran. (Bersambung...)
(ROBERTS/RS)


