
Penyaluran bantuan untuk korban bencana alam di Tapanuli yang berasal dari bantuan masyarakat Labusel dengan langsung mendistribusikan ke beberapa titik lokasi bencana, Senin (8/12/2025) (mol/Husin)
LABUSEL | Bencana alam tanah longsor dan banjir yang menimpa beberapa wilayah di Pulau Sumatra menggugah hati masyarakat Labuhanbatu Selatan untuk membantu, salah satunya Pondok Pesantren Tahfizh Ilyas Al Fath yang berada di Kota Cikampak, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Pondok Pesantren yang berdiri tahun 2020 ini, menggagas penyaluran bantuan untuk korban bencana alam di Tapanuli yang berasal dari bantuan masyarakat Labusel dengan langsung mendistribusikan ke beberapa titik lokasi bencana, Minggu (7/12/2025)
Bantuan yang di salurkan berupa beras 1,5 ton, mie instan 200 kotak, gula 100 kg, telur 100 papan, minyak goreng 100 liter, pakaian sekolah baru, pakaian baru muslim yang disumbangkan dari beberapa toko di Kota Cikampak, sejadah shalat dan pakaian layak pakai sebanyak 1 dump truck.
Kepala Yayasan Pondok Pesantren Tahfizh Ilyas Al Fath Labusel Muhammad Rifai menyampaikan bantuan ini berasal dari masyarakat Labusel yang peduli terhadap kondisi korban bencana alam di Tapanuli.
"Bencana alam ini sangat luar biasa, yang mengakibatkan ratusan korban jiwa hilang. Kami dari Yayasan Amanah Ummat Labusel dan Pondok Pesantren Tahfizh Ilyas Al Fath sebagai perantara menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana alam di Tapanuli. Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat membantu para korban bencana alam," ucap Rifai, Senin (8/12/2025)
Pendistribusian dibagi beberapa titik posko, diantaranya Posko Dapur Umum Masyarakat Batang Toru, Posko Masyarakat Desa Anggoli Tapteng , Posko Masyarakat Desa Garoga, Posko Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Batang Toru dan penyerahan langsung ke masyarakat yang terdampak bencana.
"Terima kasih buat masyarakat Labusel yang sudah mempercayakan donasi dan bantuannya ke Pondok Pesantren Tahfizh Ilyas Al Fath Cikampak. Semoga apa yang kita berikan memberikan semangat baru, senyuman kembali untuk saudara kita yg terkena musibah bencana alam," tutup Ketua Yayasan (Husin)
