-->

Tim Ops Damai Cartenz 2025 Ringkus Penyerang dan Pembunuh Nakes di Kiwirok, Papua

Sebarkan:

Foto: Pelaku Penyerangan dan Pembunuhan Nakes di Kiwirok, Maam Taplo Digiring Petugas ke Polda Papua (mol/dok-humas satgas odc)
PAPUA | Tim gabungan Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Keerom ringkus pelaku penyerangan dan pembunuhan tenaga kesehatan (nakes) yang beraksi dengan brutal, di Distrik/Kecamatan Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021) lalu.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Yusuf Sutejo, memaparkan, pelaku, Maam Taplo, anggota aktif Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, diringkus tanpa perlawanan di bilangan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 12.20 WIT.

Maam Taplo masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) nomor: DPO/22/X/2021/Dit Reskrimum serta  Laporan Polisi Nomor: LP/17/IX/2021/Papua/Res Peg. Bintang, terkait aksi brutalnya.

"Maam Taplo, masuk dalam DPO setelah buron 4 tahun atas aksi brutalnya membunuh nakes Gabrilla Meilani termasuk catatan kriminal lainnya," ungkap Yusuf Sutejo dalam siaran pers di platform resminya, Minggu (23/11/2025) sore.

Masih kata Yusuf Sutejo. Setelah diamankan, Maam Taplo diboyong ke Polda Papua untuk menjalani penyidikan lanjut guna diproses hukum oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.


Ini Catatan Kriminal Maam Taplo

Maam Taplo diketahui terlibat langsung dalam sejumlah aksi kekerasan dan penyerangan termasuk pembunuhan dan penganiayaan berat terhadap Nakes, Gabriella Meilani hingga meninggal dunia.

"Korban Gabriella Meilani, mengalami luka terbuka akibat bacokan di kepala, leher serta luka tusuk di perut," Ungkap Yusuf Sutejo menambahkan.

Ada 10 korban luka-luka lainnya, dr Restu Pamangi, mengalami patah tulang lengan kanan, Lukas Luji, luka memar. Siti Khotijah, Martinus Deni Satya.

Kemudian, Emanuel Abi, luka panah di ketiak. Patra, luka memar. Katrianti Tandiala, mengalami luka tusuk di kemaluan dan paha kanan, lebam wajah. 

Lalu, Christina Sampe Tonapa, luka tusuk di sekujur tubuh. Marcelinus Ola Atanila (luka memar serta Gerald Sokoy.

Catatan lainnya. Maam Taplo terlibat pembakaran fasilitas umum di Kiwirok, termasuk Bank Papua, Puskesmas berikut perumahannya, pasar serta Kantor Distrik/Kecamatan.

Selain itu, Maam Taplo terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan, penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok. Penembakan Pos Brimob Resimen III dan terhadap personil Satgas Kodim Yonif 431/Satria Setia Perkasa, Pos Okbibab.

Kontak tembak dengan personil Yonif 431/SSP di Pos Kiwirok yang menyebabkan Prada Beryl Kholif A.R meninggal dunia.

Terpisah Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani memberi apresiasi tinggi atas keberhasilan tim dalam penangkapan salah satu pelaku kejahatan kemanusiaan di Kiwirok. 

Kombes (Pol) Faizal Ramadhani menegaskan, pihaknya akan terus melanjutkan operasi untuk mengejar anggota KKB lainnya (satgas odc/bay-mol)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini