Tiga hari Air PDAM Mati di Padangsidimpuan, Warga Terpaksa Tampung Air Hujan

Sebarkan:

 

Warga di Padangsidimpuan tampung air hujan akibat pasokan air bersih mati. (MOL/Syahrul).

PADANGSIDIMPUAN | Warga Kota Padangsidimpuan terpaksa tampung air hujan, pasalnya sudah tiga hari pasokan air PDAM Tirtanadi mati total hampir di seluruh Kota Padangsidimpuan.

Salahsatu warga kota Padangsidimpuan pelanggan PDAM Tirtanadi Nurlita menyebutkan, distribusi air bersih di tempat tinggalnya Kelurahan Wek IV Kecamatan Padangsidimpuan Utara, sejak Selasa (24/11/2025) sampai saat ini mati total.

"Sudah jalan tiga hari air PDAM mati di tempat kami, warga disini sudah mulai keluhkan masalah pasokan air ini. Beruntung masih ada air hujan, itulah yang kita tampung dan cukup membantu untuk keperluan sehari-hari," ungkap Nurlita, Kamis (27/11/2025).

Kendati demikian, ia berharap pihak PDAM Tirtanadi Cabang Tapanuli Selatan bisa segera mengatasi masalah distribusi air bersih ini secepatnya dan mengambil langkah kedepan agar pelayanannya lebih ditingkatkan lagi dan bukan hanya tagihannya saja yang ditingkatkan. 

Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Tapanuli Selatan Malintang Harahap menyebutkan, tingginya curah hujan salahsatu dampak pasokan air bersih ke rumah pelanggan terganggu.

Menanggapi masalah tersebut, distribusi air bersih terganggu hampir di seluruh wilayah Kota Padangsidimpuan. Pada pukul 21.00, hari Senin 23 November 2025 telah terjadi longsor diantara Desa Sisundung dan Desa Sihopur yang dimana pipa transmisi mengalami kebocoran atau putus, inilah yang menjadi dampak Gangguan  hampir seluruh Kota Padangsidimpuan.

"Kami dari PDAM Tirtanadi dalam hal ini terus berupaya semaksimal untuk melakukan perbaikan pipa transmisi yang putus, pasca terjadinya banjir dan longsor yang dimana 85 persen pelanggan di Kota Padangsidimpuan mengalami gangguan pelayanan, " sebut Malintang, Kamis (27/11/2025).

"Namun saat ini cuaca sangat ekstrem tanah masih terus bergerak dari atas dan dari bawah, ditambah sungai meluap, perbaikan harus ekstra hati-hati dan rencana pekerjaan sekanjutnya kita tunggu cuaca mendukung demi keselamatan anggota yang terlibat dalam pelaksanaan perbaikan pipa penghantar ke kota Padangsidimpuan yang ada di jalur desa Sisundung dan desa sihopur," jelasnya.

Tidak itu saja, Malintang juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PDAM Tirtanadi Kota Padangsidimpuan ketidaknyamanan ini.

"Tentunya Kami mohon maaf atas terjadinya gangguan ini, kami juga meminta doa dan dukungan warga agar perbaikan ini bisa cepat teratasi tanpa ada halangan dan kami diberikan keselamatan karena melihat kondisi medan yang sangat ekstrem yang bisa membahayakan nyawa petugas ,"  pungkas Malintang. (Syahrul/ST).

 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini