Terlihat sejumlah pasukan Marinir-8 Tangkahan Lagan sesaat akan mengevakuasi pohon relatif besar yang tumbang merintangi jalan, dampak dari hujan deras disertai angin kencang, Rabu (26/11/2025).( Foto mol/ Camat Sei Lepan)
LANGKAT | Sejumlah desa di Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, terdampak hujan deras disertai angin kencang, Rabu (23/11/2025). Akibatnya, ratusan rumah milik warga terendam banjir, dan pohon relatif besar tumbang merintangi jalan.
Curah hujan tinggi mengguyur daerah sentra pertanian itu sepanjang tiga hari belakangan ini yang mengakibatkan infrastruktur jalan, rumah, persawahan dan lahan perkebunan terendam banjir.
Bagi warga yang rumahnya terdampak banjir, mereka telah ditampung di posko-posko yang didirikan Pemkab Langkat.
Dapur umum juga telah dibuka sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi akan keselamatan mereka, dan urusan perut.
"Ia, kita telah mendirikan dapur umum dan beberapa posko untuk menampung warga yang rumahnya terendam banjir," ujar Camat Sei Lepan, M. Iqbal kepada Metro Online, Rabu (26/11/2025), yang dihubungi melalui selularnya.
Sementara itu di tempat terpisah, pohon relatif besar tumbang merintangi jalinsum Tangkahan Lagan yang merupakan dampak dari hujan deras disertai angin. ”Tapi tadi sudah dievakuasi sama sejumlah pasukan Marinir-8- Tangkahan Lagan,” ujar M Iqbal.
Sejak kemarin, lanjutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Langkat juga telah berada di lapangan, dengan persiapan/ perlengkapan yang dibutuhkan, termasuk logistik. Dampak banjir yang melanda daerah itu disebabkan curah hujan tinggi.
"Sebagai camat, saya bersama jajaran dan Kades serta perangkat desa juga turut berada di lapangan memantau keadaan banjir, dan kondisi masyarakat desa," ungkapnya.
Sejauh ini belum diketahui secara pasti berapa banyak rumah, fasilitas umum, dan lainnya yang terdampak banjir, "kita masih menunggu pendataan yang akurat,” ujar M. Iqbal.(lesman/mp)

