Beli Emas 1,1 Kg dari Deposito Tanpa Sepengetahuan Opung, Karyawati Bank Sumut Dihukum 1,5 Tahun

Sebarkan:

 


Terdakwa Jojor dihadirkan secara video call (VC) di PN Medan. (MOL/ROBS)



MEDAN | Jojor Anita Oktariani Sitorus, 35, salah seorang karyawati di PT Bank Sumut akhirnya dihukum 1,5 tahun alias 1 tahun dan 6 bulan penjara di PN Medan. 


Terdakwa diyakini terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dengan cara membelikan emas seberat 1,1 kg senilai Rp681 dari deposito saksi korban, Robinson Sitorus biasa dipanggilnya dengan sebutan Opung.


"Sudah diputus tempo hari. Satu setengah tahun. Iya. Penggelapan. Aku buat kontra memori banding lah. Terdakwanya kan nyatakan banding," kata JPU dari Kejati Sumut Irma Hasibuan saat hendak meninggalkan gedung PN Medan, Kamis petang (25/11/2021)


Walau pidana Pasal 372 KUHPidana sebagaimana dakwaan pertama penuntut umum terbukti. namun vonis yang dijatuhkan majelis hakim diketuai Eliwarti lebih ringan 1 tahun.


Sebab pada persidangan sebelumnya Irma Hasibuan menuntut terdakwa Jojor Anita Oktariani Sitorus agar dipidana 2,5 tahun penjara.


Tanpa Sepengetahuan


Irma Hasibuan dalam dakwaannya menguraikan, korban Robinson Sitorus alias Opung sejak tahun 2013 lalu telah menginvestasikan uangnya dalam bentuk deposito dengan jangka waktu yang beragam dengan sistem perpanjangan Automatic Roll Over (ARO) melalui terdakwa di Bank Sumut  Jalan Tengku Cik Ditiro, Kota Medan tempat terdakwa Jojor Oktariana Sitorus bekerja.


Dari 2013 sampai 2018 tidak ada masalah. Namun Oktober 2019 jadi bermasalah. Sebab pada pertemuan September 2019 di Sun Plaza, si Opung ditawarkan untuk investasi dengan membeli emas karena prospeknya menjanjikan. Sedangkan total investasinya sempat mencapai Rp3 miliar.


Belakangan deposito Opung ditarik dan dipindahkan ke rekening terdakwa, ibunya dan keluarga korban bernama Lisdawati Sitorus dan Janter Sitorus.


Uang korban yang ada di rekening ibu terdakwa, Juniar Samosir ditransfer ke rekening Elieser Marpaung, pengusaha toko emas untuk membeli emas (total 1,1 kg) senilai Rp681 juta, tanpa sepengetahuan si Opung..


Jojor tertanggal 7 Oktober 2019 membuat Laporan Pengaduan (LP) ke kepolisian atas peristiwa kemalingan  di rumahnya. Emas tersebut turut diambil pelaku pencurian. (ROBERTS)






Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini