Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

RH, Terduga Pembunuh Kristina Boru Gultom Dibawa Polisi ke Lokasi Temuan Mayat

Tim Redaksi: Kamis, 08 Agustus 2019 | 15:30 WIB

Petugas Gelar Pra-Rekrontruksi

Polisi lakukan pra rekon

TAPUT | Diamankan polisi beberapa jam setelah ditemukannya mayat Kristina Gultom di area kebun di Dusun Sitolu-tolu, Desa Hutapea Banuarea dan kemudian menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Taput, polisi akhirnya membawa RH ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (7/8), sekira pukul 12.00 wib, kemarin.

Pantauan wartawan kehadiran RH di TKP menyulut emosi warga masyarakat. Warga yang sudah mencurigai terlihat semakin yakin bahwa RH yang masih tetangga korban itu adalah pelaku penyebab meninggalnya pelajar SMK Karya Tarutung yang sedang PKL di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Taput tersebut.

Meski tidak dapat melihat semua adegan pra reka ulang karena posisi TKP tertutup pohon dan rerumputan, namun teriakan berbunyi cacian dan ajakan untuk memukul RH terus terdengar dari warga yang berada di lokasi. Aparat kepolisian juga sampai harus berjaga di garis polisi untuk mencegah massa memasuki area TKP. Usai reka ulang, warga terlihat ingin menyerang RH saat hendak masuk ke dalam mobil. Namun aparat kepolisian sigap mengamakan dan kemudian membawa RH kembali ke markas Polres Taput.

Kepala Satuan Reskrim Polres Taput Ajun Komisaris Polisi Zulkarnaen saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, dibawanya RH ke TKP untuk melaksanakan pra reka ulang.

"Pra reka ulang dilakukan guna kepentingan menguatkan proses penyelidikan mengungkap pelaku dan penyebab kematian Kristina Gultom," terangnya.

Lebih rinci ditanyakan soal reka ulang, Zulkarnaen menjawab ada sebanyak 30 adegan yang diperagakan ulang di TKP tersebut.

"Adegan terakhir yang diperagakan saat korban dianggap meninggal dan kemudian diseret ke bawah pohon bambu yang dianggap aman dan tidak akan diketahui orang lain,"kata Zulkarnain.

Namun ia belum dapat menjelaskan lebih jauh ketika ditanyakan status dari RH. " Besok saja ya keterangannya yang lebih rinci," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kristina Gultom, Warga Desa Huta Pea Banuarea ditemukan oleh orangtuanya Sardi Gultom beserta warga dalam keadaan meninggal dengan kondisi tidak berpakaian di area perladangan di Dusun Sitolu-tolu berjarak sekitar 300 meter dari rumah Kristina, Senin (5/8), sekitar pukul 08.00 wib.


BACA JUGA: Mayat Kristina Gultom Ditemukan di Semak-semak Perladangan

Awalnya, Sardi Gultom dibantu warga mencari putrinya yang tidak pulang ke rumah sejak pergi keluar, Minggu (4/8), sore. Berdasarkan informasi dari masyarakat yang melihat adanya sepeda motor parkir di pinggir jalan dekat TKP, Sardi dan warga pun menyisir area perladangan hingga akhirnya mereka menemukan mayat Kristina Gultom. Tidak lama setelah ditemukannya mayat Kristina Gultom, polisi akhirnya mengamankan RH yang dicurigai sebagai pelaku. RH diamakan dari sawah di desa tersebut.(AS)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html