Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bekerjasama dengan PT Siringo-Ringo, Tahun 2019 Labuhanbatu Remajakan Sawit Rakyat

Tim Redaksi: Rabu, 27 Februari 2019 | 19:08 WIB


Foto bersama usai penandatanganan kerjasama
Foto bersama usai penandatanganan kerjasama
MEDAN | Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu, melakukan penandatanganan perjanjain kerjasama pada Rabu (27/0202019) di kantor Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara. Agenda itu dilakukan dalam rangka peningkatan produktivitas kebun kelapa sawit rakyat.

Perjanjian  kerjasama ini dilakukan untuk pemberian dana hibah dari BPDP-KS untuk Replanting atau penanaman ulang terhadap tanaman kelapa sawit rakyat yang telah berusia tua dan produktivitasnya rendah.

Pemerintah melalui BPDP-KS melakukan program Peremajaan Sawit Rakyat khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara dengan luasan peremajaan perdana atau Pilot Project mencapai sekitar 58 Ha (lima puluh delapan hektar).

Penandatanganan kerjasama
Peremajaan Sawit Rakyat khususnya di Kabupaten Labuhanbatu  dipelopori oleh  koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu yang diketuai oleh Hamdan Siregar. Dia mendapat dukungan yang luar biasa dari Pemda Labuhanbatu, khususnya Dinas Pertanian Labuhanbatu.

“Proses pelengkapan administrasi dan legalitasnya dimulai sejak tahun 2017 setelah melalui rangkaian dinamika yang panjang, pada tahun 2019 baru dapat dilakukan penandatanganan resmi untuk replanting perdana,” ungkap Hamdan di lokasi.

Sementara Kadis Pertanian Labuhanbatu berharap agar ke depannya petani yang bergabung di Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu dapat meningkat. Sehingga luasan lahan yang dapat ditanam ulang juga ikut meningkat sesuai dengan target Pemerintah melalui BPDP-KS.

“Peremajaan Sawit Rakyat merupakan program strategis pemerintah untuk meremajakan perkebunan kelapa Sawit rakyat di seantero Indonesia yang mencapai 2,5 juta Ha yang didukung oleh segenap stakeholder kelapa sawit di Indonesia, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Perusahaan Perkebunan dan Petani-petani Swadaya,” ungkap Kadis Pertanian Labuhanbatu, Agus Salim Ritonga.

Tambahnya, dengan dilaksanakannya penandatanganan Perjanjian Kerjasama 3 Pihak antara BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit), Bank BNI dan Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu, diharapkan kepada Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu yang menerima bantuan dana PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) dapat menggunakannya dengan segera apabila dananya telah ditransfer ke Petani, demi peningkatan pendapatan petani.

Dijelaskan Sekretaris, Sakaria Ginting, Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu bekerjasama dengan PT Siringo-Ringo yang merupakan afiliasi PT Musim Mas menjadi Bapak Angkat (Offtaker) dalam pelaksanaan Replanting tersebut.

“PT Siringo-Ringo melakukan pembinaan pengelolaan administrasi perkoperasian, pola penyiapan lahan, penggunaan bibit kelapa sawit unggul, teknik budidaya kelapa sawit terbaik dan berkelanjutan sehingga produktivitas  kelapa sawit rakyat yang di Replanting menjadi tinggi,” ujar Sakaria Ginting.



Lebih lanjut Sakaria Ginting menuturkan bahwa Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu banyak mendapat tentangan dari masyarakat karena lamanya proses tersebut. Dia juga menuturkan akan mengajak lebih banyak petani bergabung ke dalam koperasi. “Dalam perjalanannya banyak masyarakat yang mengundurkan diri dari koperasi, tetapi kami terus melakukan persuasive agar mereka tidak keluar,” ujar Pria yang juga Bendahara Koperasi tersebut.

Pantauan di lokasi turut hadir juga Kepala  Dinas Pertanian Labuhanbatu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun serta beberapa kelompok tani lainnya.(rel)



Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html