loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Lapas Pemuda Langkat Gelar Kursus Elektronik

Tim Redaksi: Rabu, 07 November 2018 | 17:01 WIB


LANGKAT-Berbagai pendidikan dan pelatihan khusus diberikan kepada para narapidana (Napi) yang menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Pemuda, kali ini lapas menggandengn Dinas Tenagga Kerja (Disnaker) Kabupaten Langkat memberikan keterampilan elektronik, Rabu (7/11/2018).

Keterampilan elektonik ini dilaksanakan selama sebulan penuh dan langsung dibuka oleh Gusman yang menjabat sebagai kepala bagian pendidikan dan pelatihan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Langkat dan Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Pemuda Anton Setiawan.

Kepala Lapas Pemuda Klas III Langkat, Anton Setiawan menyatakan kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Langkat, merupakan bagian kegiatan positif bagi para napi. Dan diharapkan akan terus ada kegiatan-kegiatan positif lainya dengan menggandeng berbagai instansi. "Iya, kebetulan kali ini kita menggandeng Dinas Tenaga Kerja," kata Kalapas Pemuda Anton Setiawan.

Dengan diberikannya berbagai pendidikan dan keterampilan positif kepada para napi, kata Anton, diharapkan dipelajari dengan baik oleh seluruh napi dilapas pemuda, sehingga nantinya ilmu atau bekal yang dipelajari selama menjalani hukuman dapat dipergunakan ditengah-tengah masyarakat.

"Kita terus berharap para napi bisa serius menjalani pendidikan dan pelatihan, sehingga jika keluar nantinya para napi dapat berguna bagi masyarakat luas dengan ilmu yang didapat," jelas dia.

"Dengan terus diasanya ilmu dan pendidikan, kiranya ilmu yang didapat saat menjalani hukuman dilapas dapat dipergunakan untuk mencari kerja atau membuka usaha, sehingga para napi yang sudah keluar tidak lagi terjerumus pada kegiatan ilegal dan melanggar hukum," timpal Anton.

Dirinya juga berharap kepada masyarakat luas, jangan memandang rendah kepada para napi yang sudah keluar nantinya. "Mari kita gandeng mereka dan sama-sama kita mengarahkan kepada hal-hal yang positif, sehingga mereka merasa dihargai dan dihormati serta enggan berbuat kegiatan yang dapat merugikan masyarakat dan diri mereka sendiri," pinta Anton.

Dalam kesèmpatan pendidikan dan pelatihan elektronik ini, tampak antusias dari para napi untuk mengikuti kegiatan, mulai dari pendidikan dasar elektronik seperti menyolder dan memperbaiki alat elekteonik lain, serta pendidikan secara lisa yang diberikan oleh pendidik (pengajar). (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html