loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Kelompok Bersenjata Api Laras Panjang Serang Dusun di Sei Rampah

Tim Redaksi: Kamis, 04 Oktober 2018 | 17:27 WIB


Pertemuan dipimpin Kasi Intel Mako Brimob Sumut

SERGAI,- Warga Dusun III, Blok X Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, dihebohkan penyerangan dari sekelompok orang menggunakan senjata api laras panjang dan bersebo. Guna memastikan kejadian itu, Kasi Intel Mako Brimob Sumut Kompol Mariyono dan personil turun ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) pada Rabu (3/10).

Sekedar diketahui, kedatangan tim tersebut karena adanya laporan Kelompok Tani Rampah terhadap serangan kelompok ratusan orang bersebo yang menggunakan laras panjang pada Kamis (27/92018) malam yang diduga dikomandoi oknum Brimob.


Para korban yang menyaksikan dan mengalami penyiksaan serta dirampok sudah memberikan keterangan pada Selasa (2/10) di Mako Brimob Sumut.


Kompol Mariyono ingin menegaskan pihaknya datang ke lokasi guna untuk mencari kebenaran adanya dua orang personil Brimob dalam aksi penyerang tersebut. “Memang ada anggota Brimob yang ditugaskan membantu pengamanan asset Kebon PT SL. Tapi bukan menakut-nakuti rakyat petani. Bukan untuk merampas dan menjarah serta merusak dan mencabuti apa yang ada di lahan petani. Pada intinya mereka tidak boleh mencampuri masalah lahan perkebunan,” tegas Mariyono.

Para korban dan saksi membeberkan kisah mereka dari detik-detik datangnya penyergapan ke posko. Di antara dua orang saksi dari lima orang yang disandra serta mendapat siksaan yakni Op.Silalahi (65) Op.Juntak (52) keretanya dirusak, yang mengalami penyiksaan berat Ar (54) dan G (45) menyebut nama seorang centeng kebon yang melakukan penyiksaan dan mengambil uang di kantong sebesar Rp55 ribu serta kereta verza merah dirusak di depan diri mereka.

Sedangkan Bj (40) mengenal dari suara dan postur tubuh pelaku. “Karena malam itu gelap dan pelaku memakai sebo. Namun dari suaranya saat memberi Komando, diduga dia itu AR, Menager PT.SL. Aku disuruh pulang setelah disiksa. Kereta ku dihancurkan dan uang dikantong 950 ribu dikuras,” katanya.

Pada saat penyerangan disertai letusan senjata itu, berkali-kali para pelaku mengusir para Petani Rampah. Dalam peristiwa itu, ada yang melarikan diri seperti Ikram Sinaga (21), J.Tarigan (55), Fadly Pohan (25), B.Silalahi (52) dan Ar(65). “Mereka sempat melarikan diri di kegelapan malam tapi terus dikejar orang bersenjata itu sambil mengeluarkan letusan beberapa kali,” pungkas warga.

Usai mendengar penjelasan para saksi, Kasi Intel dan Tim kembali ke PT.SL untuk menemui Manager.(yr)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html