loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Program JAPFA4Kids, PT Indojaya Agrinusa Laksanakan Pelatihan di Sekolah

Tim Redaksi: Kamis, 26 Juli 2018 | 14:39 WIB

Deliserdang - PT Japfa Comfeed  Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak perusahaannya PT Indojaya Agrinusa melaksanakan pelatihan JAPFA4Kids pada Kamis (26/7) yang dipusatkan di Sekolah Dasar Negri (SDN) 105301 Namorambe, Kecamatan Namorambe.

Kegiatan pelatihan ini diawali dengan kegiatan penandatangan nota  kesepahaman antara Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang yang diwakili Seketaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang Miska Gewasari, para kepala sekolah yang mengikuti pelatihan dan pihak perusahaan.

"Penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi titik balik perubahan ke arah yang lebih baik," kata Head of Feed Operation Medan dan Padang  PT. Indojaya Agrinusa Anwar Tandiono.

Menurut Anwar Tandiono  dengan kehadiran JAPFA di Kabupaten Deliserdang pihaknya ingin merangkul masyarakat Deliserdang melalui program JAPFA4Kids. Sebelumnya pihaknya telah menyambangi delapan sekolah di Kabupaten Deliserdang.

Sementara untuk kegiatan ini akan melakukan pelatihan kepada 953 siswa dan 101 guru dari 10 Sekolah Dasar (SD) yaitu
SDN 101805 Batu Rejo, SDN 106818 Lubang Ido,SD Swasta Masehi Rampah, SD Swasta RK ST Daniel, SDN 101802 Kecamatan Namorambe, SDN 105301 Kecamatan Namorambe, SDN 105302 Desa
Tangkahan, SDN 101803 Namo Pinang, SD RK ST.Maria dan SDN 104216 Rampah.

"Program JAPFA4Kids merupakan wujud komitmen kami dalam membangun
bangsa dimulai dari kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Perubahan dapat didorong dengan menyentuh
bagian dari masyarakat,terutama anak usia sekolah dasar yang merupakan usia
ideal untuk dibentuk kebiasaannya," tegas Head of Social Investment JAPFA R.Artsanti Alif.

Selain penandatanganan nota kesepahaman, perwakilan dari masing-masing sekolah akan mengikuti rangkaian pelatihan Duta Anak Sehat, Duta Makanan Sehat dan Duta Lingkungan Sehat. Para guru juga akan mengikuti pelatihan manajemen tata kelola sekolah.Lebih lanjut R Artsanti menjelaskan program JAPFA4Kids berusaha mendorong para
siswa dan guru untuk melakukan perubahan secara mandiri dan berkelanjutan dengan adanya pendampingan selama enam bulan oleh dua orang fasilitator.

Selain pelatihan dan pendampingan, program ini juga disertai dengan evaluasi di pertengahan masa pendampingan. "Evaluasi membantu kami untuk mengetahui apakah perubahan yang kami harapkan terjadi atau tidak,atau sudah sejauh mana perubahan tersebut terjadi. JAPFA melalui program unggulannya JAPFA4Kids yang sudah terlaksana sejak
2008 berkomitmen untuk menjadikan anak Indonesia bersih dan sehat sesuai dengan visi perusahaan "Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama," jelasnya.

Sementara Seketaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang Miska Gewasari meminta agar pihak sekolah tidak membiarkan kantin sekolah menjual makanan yang tidak sehat yang mengandung perasa buatan, pemanis,  pengeyal dan pengawet.

"Sampaikan kepada pemilik kantin agar menjual makanan hasil masakan sendiri seperti lontong, bakso. Kemasan plastik akan mencemari lingkungan jika dibakar dan jika ditanam memerlukan waktu yang lama untuk diuraikan. Paling penting sekolah bersih, sekolah hijau dan sekolah sehat, ikuti pelatihan selama 6 bulan ini dengan baik," ujar Miska.

Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada JAPFA yang melakukan kegiatan pelatihan ini. "Terimakasih JAPFA, semoga usahanya semakin lancar dan menguntungkan. Semoga kedepannya lebih banyak kegiatan dan lebih banyak bantuan yang diserahkan. Kami sangat mengapresiasi, ini merupakan tahun kedua kegiatan pelatihan," terang Miska.

Menurut Miska, kegiatan pelatihan ini sangat positif sekali untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman. "Pelatihan ini mengajarkan anak-anak untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap program ini berjalan maksimal dan dapat dilakukan ditempat lain. Berharap guru mengikuti kegiatan secara total dan maksimal agar hasilnya maksimal," pungkas Miska.

Amatan di lokasi, para siswa dan para guru terlihat antusias mengikuti pelatihan ini.(manahan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html