Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Hujan Deras, Hasil Kebun Warga Disapu Luapan Sungai Batangpane

Tim Redaksi: Sabtu, 12 Mei 2018 | 17:27 WIB



Tingginya curah hujan saat ini terjadi diwilayah Paluta menyebabkan Sungai Batang Pane meluap dan menghanyutkan segala hasil perkebunan warga seperti getah di sepanjang aliran sungai Batang Pane hal ini terjadi akibat curah hujan tinggi, Sabtu pagi, 12/05/2018.

Tak ada korban jiwa dalam bencana ini. Warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai batang pane mengalami kerugian besar seperti hasil perkebunan karet milik warga terendam bahkan habis hanyut takaran getah karet milik warga.

Usman Harahap warga Kecamatan Portibi menyebutkan, luapan sungai batang pane terjadi, sejak Sabtu Pagi 12/05. Saat itu, katanya, wilayah Kecamatan Padang Bolak dan Portibi dilanda hujan deras, namun saat itu belum ada tanda-tanda Sungai Batang Pane akan meluap.

Tepat, Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB, air mulai memasuki pemukiman warga dengan ketinggian sekitar 20 cm hingga 30 cm. Namun hingga siang menjelang ketinggian air semakin bertambah hingga 80 cm.

Dalam peristiwa ini, lanjut Usman seluruh warga khawatir dengan kondisi air yang menggenangi permukiman mereka, terlebih saat ini Paluta sedang memasuki musim penghujan.

Hal senada diungkapkan Pangadilan Siregar selaku tokoh masyarakat Kecamatan Padang Bolak, banjir yang menggenangi perkampungan mereka tidak boleh disepelekan, apalagi jarak Sungai Batang Pane menuju pemukiman warga hanya sekitar 10 hingga 50 meter.

Sehingga di saat musim hujan tiba, masyarakat harus tetap waspada dalam mengantispasi bencana banjir, agar tidak menimbulkan korban. tegas Pangadilan yang membenarkan musibah banjir yang terjadi di sepanjang aliran sungai batang pane.


Pangadilan menyebutkan, saat ini ia bersama warga sudah berada di lokasi banjir untuk memantau perkembangan terkini tentang dampak dan bahaya yang diakibatkan meluapnya Sungai Batang Pane tersebut. Masih kata Pangadilan, ketinggian air terpantau mencapai 80 cm dan bencana banjir masih bisa dikendalikan.

Kepada warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batang Pane ia mengingatkan agar selalu waspada dan mengantisipasi dampak cuaca ektrim yang terjadi di Paluta apalagi, sebut Pangadilan sesuai peta bencana, Kecamatan Portibi merupakan daerah kawasan rawan bencana banjir (GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait