Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Bupati Langkat Monitoring USBN Tingkat SMP

Tim Redaksi: Senin, 09 April 2018 | 16:59 WIB


Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu SH melalui Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahudin MKes, MM, memonitoring Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di hari pertama, ke SMPN 5 Stabat dan SMPN 3 Hinai, Kabupaten Langkat, Senin (9/4/2018). 

Pada kunjungan tersebut, Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahudin dengan didampingi Kadis Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) DR. Saiful Abdi, SH, SE, M.Pd dan Kabid pembinaan SMP Rudi Hendra Tarigan SPd. M.Pd, mengucapkan selamat mengikuti ujian nasional kepada para siswa/i SMP N 5 Stabat dan SMPN 3 Hinai, kelas IX (Sembilan) khususnya dan kepada siswa/i SMP se-Kab Langkat umumnya.

“Semoga dalam menghadapi ujian ini, para siswa/i semuanya dalam keadaan sehat jasamani dan rohani sampai hari akhir ujian,” ujarnya.

Indra juga menegaskan agar para pelajar senantiasa dilancarkan dalam mejawab soal-soal ujiannya dan tidak menemukan kesulitan yang berarti, karena soal yang diujikan pastinya dari materi yang sudah diajarkan oleh guru mata pelajarannya dan dipersiapkan dengan persiapan yang matang.

“Jadi saya yakin seluruh siswa/i Langkat mampu menjawab soal USBN ini dengan baik, semoga semua nya lancar dan lulus semuanya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SMPN 5 Stabat Seniyo M.Pd, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Sekdakab Langkat beserta rombongan.

Dia menjelaskan, siswa/i SMPN 5 yang mengikuti ujian nasional ini berjumlah 322 siswa/i, terdiri dari 185 siswa dan 137 siswi, dengan 17 ruang yang digunakan dan 34 orang pengawas.

“Segala sesuatu persiapan terkait ujian ini, semuanya dalam keadaan kondusif. Semoga kekondusifan ini sampai ujian berakhir,” jelas Seniyo.

Selanjutnya, Kepala Sekolah SMPN 3 Hinai Dra. Sulastri M.Pd, juga mengucapkan rasa terimakasih kepada Sekdakab.Langkat dr. H. Indra Salahudin dan robongan atas kunjungannya.

Dia menjelaskan, sebanyak 216 siswa/i SMP N 3 yang mengikuti ujian , terdiri dari 112 siswa dan 104 siswi, dengan 11 ruang yang digunakan dan 22 orang pengawas.

“Semua kondisi menghadapi USBN ini aman, hanya saja terdapat 2 siswa yang tidak hadir karena sakit, semoga mereka cepat sembuh dan yang lainnya tetap diberikan kesehatan,” sebutnya. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait