loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Gagal Bobol ATM dan Brankas, Perampok Ini Malah Bawa Kabur Sepeda Motor Satpam BRI

Tim Redaksi: Minggu, 11 Maret 2018 | 22:53 WIB


Setelah gagal melakukan aksi perampokan dan bobol Brankas serta mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Simpang Brakaz di Simpang Brakaz, kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Paluta, gerombolan perampok ini malah membawa lari sepeda motor dan barang-barang milik satpam penjaganya.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, kejadian berlangsung hari Minggu (11/3/2018) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB dengan pelaku berjumlah 4 orang. 

Dari keterangan korban Juanda M Aritonang (29) warga dusun Huta Puli, Desa Sihopuk Baru, Kecamatan Haltim yang merupakan satpam penjaga malam BRI unit simpang Brakaz menceritakan kronologis kejadian terjadi sekira pukul 04.00 WIB.

Pada saat ia sedang berjaga malam dan istirahat, ia didatangi pelaku yang berjumlah 4 orang dan selanjutnya pelaku menutup matanya dengan kain sarung serta mengikat kedua tangannya kebelakang badan dengan menggunakan tali nilon dan lakban.

Kemudian, sekitar 10 hingga 15 menit para pelaku meninggalkannya dan kantor Bank BRI. Selanjutnya ia berusaha keluar dari kantor dan meminta tolong kepada warga lainnya.

"Ada empat orang yang tiba-tiba datang dan menutup mata saya pakai sarung, tangan saya diikat pakai nilon dan lakban. Tapi sekitar 10 menit mereka tiba-tiba pergi," ujar Juanda.

Ketika ia berhasil mendapat pertolongan dari warga, dirinya baru mengetahui bahwa motor jenis KLX beserta sejumlah barang miliknya dibawa kabur oleh pelaku.

Kapolres Tapsel AKBP M Ikbal SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ismawansa melalui selulernya kepada wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. 

Katanya, dari rekaman CCTV diketahui para pelaku masuk dari pintu belakang kantor. Setelah mengamankan korban, pelaku membongkar isi kantor termasuk membongkar salah satu mesin ATM namun tidak berhasil mendapatkan uang dari dalam ATM dan brankas.

Selanjutnya, para pelaku mengambil dan membawa lari satu unit sepeda motor jenis KLX dan sejumlah barang-barang milik korban.

Saat ini kasus sedang ditangani dan dilakukan pengembangan untuk melacak keberadaan si pelaku.

“Kita sudah melakukan olah TKP dan identifikasi serta melakukan pengembangan untuk melacak keberadaan pelaku. Mohan doanya agar kasus dan pelakunya agar segera terungkap,” tutupnya. (plt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html