TOBA | Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik IV Toba menggelar prapesta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-115 di Gereja HKBP Dr. I.L. Nommensen Sigumpar, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persekutuan, memperkuat iman jemaat, sekaligus merefleksikan perjalanan panjang pelayanan HKBP Distrik IV Toba selama lebih dari satu abad.
Prapesta tahun ini mengusung tema yang dikutip dari Mazmur 115:15, yakni “Diberkatilah kamu oleh Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.” Perayaan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan 509 tahun Reformasi Gereja yang dipelopori Martin Luther.
Kepala Departemen (Kadep) Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min., yang bertindak sebagai pengkhotbah dalam ibadah, menyampaikan bahwa perjalanan 115 tahun HKBP Distrik IV Toba merupakan bagian penting dari sejarah pelayanan dan pertumbuhan iman Kristen, khususnya bagi masyarakat Batak Toba di wilayah pelayanan distrik tersebut.
Ia menekankan, peringatan HUT ke-115 hendaknya menjadi momentum bagi masyarakat Bonapasogit maupun para perantau untuk semakin merasakan berkat Tuhan, sekaligus mengingat dan menghargai kampung halaman sebagai bagian dari perjalanan kehidupan.
“Pentingnya perayaan ulang tahun ke-115 HKBP Distrik IV Toba sebagai momentum bagi Bonapasogit dan anak rantau untuk semakin terberkati dengan menjunjung falsafah Arga do Bonapasogit, serta mengingat kembali tempat asal dan perjalanan kehidupan,” ujar Eldarton.
Dalam kesempatan tersebut, Eldarton juga menyoroti pentingnya puji-pujian dalam kehidupan bergereja. Menurutnya, lagu-lagu pujian merupakan salah satu bentuk persembahan yang sangat berharga dalam memuliakan Tuhan. Hal itu disampaikannya di tengah pelaksanaan perlombaan paduan suara Ama.
Rangkaian kegiatan prapesta turut diisi dengan sejumlah perlombaan dan kegiatan edukatif, di antaranya lomba paduan suara Ama, lomba vocal group, serta pendidikan di bidang pertanian dan peternakan yang melibatkan jemaat se-HKBP Distrik IV Toba.
Praeses HKBP Distrik IV Toba, Pdt. Ebsan B Hutabarat, berharap perayaan tersebut dapat semakin memperkuat persekutuan jemaat, meningkatkan kualitas pelayanan gereja, serta mempertahankan nilai-nilai iman dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Pdt. Ebsan menyebutkan bahwa HKBP Distrik IV Toba saat ini memiliki 170 huria (jemaat lokal), 38 resort, serta satu resort persiapan.
Pada puncak peringatan HUT ke-115 yang dijadwalkan berlangsung di Gereja HKBP Ulu Bius Porsea, Kecamatan Porsea, Minggu (8/11/2026), diperkirakan sekitar 4.000 hingga 5.000 jemaat akan hadir.
Peringatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan usia gereja, tetapi juga memperbarui semangat pelayanan, memperkokoh iman, dan mempererat persaudaraan seluruh jemaat HKBP Distrik IV Toba.
Kegiatan prapesta ini turut dihadiri oleh Praeses HKBP Distrik XI Toba Hasundutan Pdt. Marganda Lubis STh MIKom, Ketua Panitia HUT ke-115 HKBP Distrik IV Toba Pdt. Anton Manurung STh, para fulltimer HKBP, ruas HKBP se-Distrik IV Toba sekitar 1.300 orang.
Sejarah HKBP Distrik IV Toba
HKBP Distrik IV Toba adalah salah satu distrik gerejawi di lingkungan gereja HKBP yang berkantor pusat di Porsea, Kabupaten Toba Wilayah pelayanannya berpusat di kawasan Toba dan mencakup hampir seluruh Kabupaten Toba, kecuali Kecamatan Balige dan Kecamatan Tampahan yang termasuk dalam wilayah pelayanan HKBP Distrik XI Toba Hasundutan. Distrik ini juga menaungi satu gereja di Kecamatan Aek Songsongan di Kabupaten Asahan.
Dikutip dari Wikipedia, HKBP Distrik IV Toba telah berdiri sejak tahun 1911 sebagai salah satu dari lima distrik pertama yang dibentuk HKBP, yaitu Distrik Angkola (kini Distrik I Tabagsel- Sumbar), Silindung Humbang, Toba-Samosir, dan Simalungun Oostkust (kini Distrik V Sumatera Timur) Sesuai dengan nama "Toba-Samosir" pada masa itu, wilayah pelayanan distrik ini pada awalnya mencakup seluruh kawasan Toba daratan dan Pulau Samosir Pada 25 November 1942, wilayah pelayanan di Pulau Samosir dimekarkan menjadi distrik tersendiri dengan nama Distrik Samosir, yang kini dikenal sebagai HKBP Distrik VII Samosir. Selanjutnya, pada 7 Oktober 1954, wilayah pelayanan di kawasan Balige dimekarkan menjadi distrik tersendiri dengan nama Distrik Toba Hasundutan, yang kini dikenal sebagai HKBP Distrik XI Toba Hasundutan. (os/os)

