![]() |
| Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan meninjau jembatan di Kecamatan Pakkat, Sabtu (12/9/2026).(Foto: Alfredo Sihombing) |
Harapan itulah yang kini mulai dirasakan masyarakat Desa Pulo Godang dan Desa Peadungdung, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Dua Jembatan Beton Garuda di kedua desa tersebut telah selesai dibangun. Untuk memastikan hasil pembangunan sekaligus melihat manfaatnya bagi masyarakat, Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan turun meninjau kedua jembatan tersebut, Sabtu (12/9/2026).
Oloan terlebih dahulu meninjau Jembatan Beton Garuda di Desa Pulo Godang. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Peadungdung untuk melihat kondisi jembatan yang juga telah rampung dibangun.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas dalam memastikan pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada tahap penyelesaian pekerjaan, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Kehadiran kedua Jembatan Beton Garuda tersebut diharapkan semakin memperlancar mobilitas warga, membuka akses antarkawasan, sekaligus mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Pakkat.
Bagi daerah yang memiliki kebutuhan konektivitas antardesa dan antarwilayah, keberadaan jembatan memiliki arti penting. Akses yang semakin baik akan mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian, mengakses fasilitas pelayanan publik maupun melakukan kegiatan ekonomi.
Sinergi Pemkab dan TNI
Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Humbang Hasundutan merupakan bagian dari sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan TNI dalam memperkuat infrastruktur daerah.
Bupati Humbahas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI, Gubernur Sumatera Utara serta Dandim 0210/TU atas dukungan dan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Oloan mengatakan, pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan seluruh pihak terkait dinilai sangat penting untuk mempercepat pembangunan, terutama dalam membuka akses bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan dukungan infrastruktur.
“Pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung kemajuan daerah. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait sangat dibutuhkan,” demikian pesan Oloan.
23 Jembatan Segera Rampung
Tidak berhenti pada dua jembatan yang telah selesai di Pulo Godang dan Peadungdung, pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Beton Garuda terus dilakukan secara bertahap.
Oloan Paniaran Nababan menyampaikan bahwa secara keseluruhan terdapat 23 jembatan yang merupakan wujud sinergitas Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan TNI dan secara bertahap akan segera rampung.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya membuka semakin banyak akses bagi masyarakat Humbahas, khususnya di wilayah yang membutuhkan konektivitas infrastruktur.
Oloan berharap jembatan-jembatan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Tidak kalah penting, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga dan merawat infrastruktur tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sebab, ketika sebuah jembatan berdiri kokoh, yang sebenarnya sedang dibangun bukan hanya akses fisik, tetapi juga peluang baru bagi masyarakat untuk bergerak, bekerja, berdagang, belajar dan mengembangkan perekonomian.
Dari Pulo Godang hingga Peadungdung, dua Jembatan Beton Garuda kini telah menjadi bagian dari konektivitas baru masyarakat Pakkat. Sementara 21 jembatan lainnya terus dikejar penyelesaiannya, membawa harapan agar semakin banyak wilayah di Humbang Hasundutan yang terhubung dan semakin mudah dijangkau. (as/as)

