-->

11 Rumah di Padangsidimpuan Terbakar Satu Orang Meninggal Dunia

Sebarkan:

 

Saat api masih menyala membakar 11 rumah di Kelurahan Kantin Kota Padangsidimpuan. (MOL/Syahrul).

PADANGSIDIMPUAN | Sebanyak 11 unit rumah semi permanen hangus terbakar di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (25/9/2026) dan menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Kebakaran yang terjadi saat warga tengah terlelap itu menghanguskan deretan rumah yang sebagian besar berbahan kayu. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran. 

Selanjutnya sekitar pukul 02.22 WIB, Tim Petugas Damkar Kota Padangsidimpuan akhirnya tiba di lokasi dan langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet lebih luas.

Akibat kejadian tersebut, 11 rumah habis dilahap si jago merah dan Satu orang warga bernama Rahmad Hidayat,31, dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Damkar Kota Padangsidimpuan Ashadi Nasution menceritakan, peristiwa tersebut terjadi, berawal api datang dari rumah korban jiwa  Rahmad Hidayat.

"Berdasarkan informasi dilapangan, api datang dari rumah korban atas nama Rahmad, saat itu seluruh pemilik rumah sedang tertidur lelap dan saat itu juga api terus menyala," ungkap Ashadi, Jumat (25/9/2026).

"Api diketahui setelah membesar, wargapun langsung menghubungi Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kota padangsidimpuan, disebabkan api sudah sangat besar dan cepat menyebar akibat rumah berdempet dan semi permanen," tambahnya.

Adapun nama korban pemilik rumah terbakar tersebut yakni, Suhenda, Muda, Erni, Mariani, Munadi dan Magorib, Hasibuan Parbecak. Adapun kerugian diakibatkan peristiwa tersebut mencapai 2 miliar rupiah.

Kegiatan berjalan lancar walaupun pemadaman terhambat karena petugas  kesulitan akibat padatnya rumah penduduk dan akses jalan terbatas,namun situasi aman dan kondusif selama pemadaman.

Sementara sampai saat ini,  penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (Syahrul/ST).




Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini