-->

Nyaris Ambruk, Pagar UPTD SD Negeri Siantar Sitiotio Butuh Perhatian Pemkab Toba

Sebarkan:

Pagar SD Negeri Siantar Sitiotio terlihat nyaris ambruk, butuh perhatian dari Pemkab Toba, Senin (24/8/2026). (Mol/Umri) 

TOBA
| Kondisi pagar pengaman di lingkungan UPTD SD Negeri Siantar Sitiotio, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba, memprihatinkan. Pagar yang terbuat dari bambu tersebut telah mengalami pelapukan dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa, terutama saat jam istirahat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian salah seorang orang tua siswa, R. Marpaung, saat melihat langsung keadaan pagar sekolah pada Senin (24/8/2026).

Menurutnya, kondisi pagar yang berada di sisi ruang kelas sudah tidak layak dan perlu segera mendapat perhatian. Ia khawatir pagar tersebut roboh ketika siswa sedang bermain di sekitar lokasi.

“Kami meminta kepada pihak sekolah agar pagar bambu yang berada di samping ruang kelas segera diperhatikan. Kondisinya sudah lapuk dan membahayakan anak-anak. Jangan sampai menunggu ada korban baru dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Pagar bambu tersebut berdiri di atas tembok penahan tanah (TPT) dengan ketinggian sekitar lima meter dan panjang mencapai 70 meter. Kondisi pagar yang sudah lapuk dinilai meningkatkan risiko keselamatan bagi siswa ketika beraktivitas di lingkungan sekolah.

Kepala UPTD SD Negeri Siantar Sitiotio, Asna Marpaung, berharap Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut.

Ia berharap pembangunan pagar pengaman di lingkungan sekolah dapat menjadi salah satu prioritas, mengingat keberadaannya berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan peserta didik.

“Kami berharap kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba agar pembangunan pagar ini dapat menjadi prioritas. Ini demi keamanan dan kenyamanan anak-anak dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah,” kata Asna.

Senada dengan itu, salah seorang guru yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kondisi pagar bambu tersebut sudah cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan dari pemerintah.

“Kami berharap pemerintah dapat membantu memperbaiki pagar sekolah ini, sehingga keamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah dapat lebih terjamin,” ujarnya.

Pihak sekolah menyebutkan, pembangunan pagar yang lebih kokoh sangat dibutuhkan karena lokasi sekolah bersebelahan dengan area jalan. Pagar yang memadai dinilai penting untuk membatasi area sekolah sekaligus memberikan perlindungan bagi siswa selama menjalani aktivitas belajar maupun bermain.

Sekolah berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera meninjau kondisi pagar tersebut dan mengambil langkah perbaikan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (Umri/os) 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini