![]() |
| Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat memimpin rapat di Kantor Bupati Tarutung, Senin (24/8/2026).(mol/kmnfo) |
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Taput Henry MM Sitompul, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III serta bendahara pengeluaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Evaluasi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengetahui perkembangan realisasi belanja daerah sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi masing-masing OPD dalam pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026.
Dalam arahannya, Bupati Jonius menegaskan pentingnya seluruh pimpinan OPD beserta jajaran untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia meminta seluruh aparatur tidak hanya menunggu arahan dari pimpinan, tetapi mampu mengambil peran dan menjalankan tanggung jawab sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Pimpinan OPD dan seluruh jajarannya harus bekerja sesuai tupoksi. Jangan menunggu atasan. Eselon III juga memiliki kewenangan untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Semua harus memiliki tanggung jawab masing-masing,” tegas Jonius.
Menurutnya, pejabat eselon III juga harus mengambil peran aktif dalam memastikan setiap pekerjaan dan program dapat berjalan dengan baik. Dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, pelaksanaan program pemerintah diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, Jonius meminta para Asisten untuk melakukan evaluasi terhadap produk kerja pimpinan OPD maupun para kepala bidang. Ia menekankan bahwa keberhasilan kerja tidak hanya diukur melalui laporan administrasi, tetapi harus dibuktikan melalui hasil nyata serta kemampuan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Amanah yang diberikan harus dikerjakan dengan baik dan dibuktikan melalui kinerja kita. Bekerjalah secara inovatif, jangan berpikir biasa-biasa saja,” kata Jonius.
Menutup arahannya, Jonius meminta seluruh pimpinan OPD segera melakukan koreksi dan perbaikan terhadap berbagai kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan program dan kegiatan di lapangan.
Ia juga menegaskan bahwa dinamika pemerintahan terus mengalami perubahan sehingga seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan ritme kerja serta tuntutan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemkab Taput berharap realisasi belanja daerah Tahun Anggaran 2026 dapat terus dioptimalkan, sehingga program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (as/as)

