-->
crossorigin="anonymous">

Polsek Dobana Ungkap Komplotan Pembobol Toko, Peserta Stand Pasar Malam Turut Diperiksa

Sebarkan:

Foto: Para Tersangka Bersama Barang Bukti Diapit Personel Polsek Dobana (mol/sek-dbn)
SIMALUNGUN | Bravo, tempo singkat setelah dilaporkan korban, Unit Reskrim Polsek Dolok Batu Nanggar (Dobana) - Polres Simalungun gulung komplotan pembobol rumah toko di Jalan Merdeka, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Kapolsek Dobana, AKP Gunawan Sembiring SH MM, Sabtu (6/6/2026) sore menjelaskan pengungkapan berdasar Laporan Polisi (LP) atas nama korban Nursiah br Pasaribu, 60, pemilik toko, pada Senin (1/6/2026) siang.

Dalam keterangan saat membuat LP, korban menceritakan, Minggu (31/5/2026) siang, ia  menerima kabar dari tetangga, toko miliknya diduga telah dibobol pencuri dari pintu belakang.

Menerima kabar, Senin (1/6/2026) korban yang sejak 2019 tinggal di Kota Medan langsung pulang kampung dan memeriksa barang dagangan di toko.

Korban memaparkan, sebagian besar isi toko dan rumah telah lenyap berupa peralatan rumah tangga, satu unit televisi 32 inch merk Sharp, satu unit kompor gas, dua unit tabung gas ukuran 3 Kg, satu unit mesin jahit manual merk standart, satu unit mesin pompa air merk Sanyo, satu unit tempat tidur ukuran 3 kaki terbuat dari besi serta lima tilam kapas.

Kemudian barang dagangan, sepuluh guci hias (keramik) ukuran besar tinggi 35 cm, seratus guci ukuran sedang tinggi 20 cm, dua ratus guci ukuran kecil tinggi 10 cm, sepuluh pcs tas sandang wanita, dua lembar ambal, lima  lembar selimut, dua puluh pcs boneka besar, lima belas pcs tirai pintu. Akibat pencurian ini korban mengalami kerugian Rp80 juta.

Selanjutnya. Menyahuti LP korban, AKP Gunawan Sembiring mengerahkan tim opsnal dipimpin Kanit Reskrim Ipda Liwusha R Siagian SH untuk menyelidik dan melacak keberadaan diduga pelaku.

Secara profesional dan presisi, tim bergerak senyap menyelidik. Diperoleh informasi dari warga, ada pria, Abdul Kadir Bacha alias Kadir, 31, warga Jalan Mesjid, Kelurahan Serbelawan, menawarkan guci untuk dijual.

Menerima informasi ini, Rabu (3/6/2026) tim mengamankan dan menginterogasi Kadir. Pria ini mengaku mencuri di toko milik korban dan menyebut beberapa nama yang turut beraksi bersamanya.

Pengembangan. Berdasar keterangan Kadir, tim mengamankan Pitra Rahmadani Harahap alias Pitra, 22, Hendra Gunawan alias Denok, 39, serta Ilham Syahputra alias Putra Botak, 20, seluruhnya warga Kelurahan Serbelawan.

Para tersangka mengaku, memasuki rumah korban melalui bagian belakang dan mengangkut barang-barang menggunakan sepeda motor.

Barang bukti yang disita, berupa dua belas karton berisi guci keramik berbagai ukuran, tiga karung goni berisi boneka, satu unit televisi, satu unit sepeda motor Honda Beat nopol BK 6001 TBH serta berbagai barang lainnya milik korban.

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 477 Ayat (2) KUHPidana Jo Pasal 477 Ayat (1) huruf e, f, dan g KUHPidana Jo Pasal 21 Ayat (1) KUHPidana.


Upaya Menjual Barang Hasil Kejahatan

Informasi dihimpun. Sebelum terungkap, Kadir Cs sempat berupaya menjual barang hasil jarahan seperti boneka yang dijual secara beberan dipembukaan arena hiburan Pasar Malam di lapangan Dobana, Kelurahan Serbelawan. Namun dagangan ilegal ini tidak habis sehingga komplotan Kadir menawarkan ke salah satu peserta stand di Pasar Malam.

Kapolsek Dobana, AKP Gunawan Sembiring membenarkan, dalam penyidikan kasus pembobolan toko milik korban, pihaknya ada memanggil dan memeriksa seorang pria inisial Y, peserta stand pasar malam Al Razil diduga membeli boneka hasil jarahan Kadir Cs.

"Benar, Masih didalami Kanit Reskrim (penyidik_red). Sudah diperiksa sebagai saksi, ini mau digelar untuk status," ungkap AKP Gunawan Sembiring saat dikonfirmasi Metro Online, terkait dugaan keterlibatan pria inisial Y.


Kinerja Polsek Dobana Diapresiasi Warga

Keberhasilan Polsek Dobana  dalam mengungkap kasus pembobolan toko ini mendapat apresiasi tinggi dari warga. Polsek Dobana dianggap sukses menjawab keresahan warga mengingat sering terjadi rumah yang ditinggal pemilik dibobol pencuri.

"Terima kasih buat Polsek Serbelawan (Dolok Batu Nanggar_red) telah menangkap maling-maling di Serbelawan ini. Setidaknya kami merasa sedikit nyaman bila meninggalkan rumah beberapa hari untuk satu keperluan," ujar Ny MT yang sering keluar daerah dalam pekerjaannya (bay/bay)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini