Terlihat hamparan pesisir pantai dihiasi pasir putih yang menjadi daya tarik tersendiri wisata Pantai Berawe yang terletak di Desa Pulsu Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu. (Foto mol/Lesman Simamora)
LANGKAT | Wisata Bahari Pantai Berawe terletak di pesisir pantai Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Wisata Bahari ini dikelola secara swadaya oleh sejumlah masyarakat setempat. Pantai ini dihiasi dengan berbagai macam ornamen yang membuat suasana semakin menarik perhatian pengunjung.
Di tempat ini pengunjung dapat merasakan desiran ombak dan hembusan angin laut Selat Malaka serta menikmati berbagai jenis menu makanan dan minuman segar.
Lokasi pantai dihiasi pasir putih yang jaraknya relatif jauh, juga berbagai jenis pohon mangrove tumbuh di sisi bibir pantai yang membuat lokasi semakin indah.
Bukan itu saja, pengelola wisata yang terdiri dari kaum pria dan perempuan, mereka dikenal cukup ramah menyapa para pengunjung sehingga terciptanya suasana yang aman dan kondusif.
Objek wisata ini berjarak sekira 130 kilometer dari kota Medan, dan 90 kilometer dari Stabat Langkat. Para pengunjung yang datang dari luar kota baik yang menggunakan roda dua dan empat sejenak singgah di Pelabuhan Pangkalan Susu.
Dari pelabuhan Pangkalan Susu pengunjung naik kapal bermotor ke lokasi wisata Bahari Pulau Kampai dengan jarak tempuh mencapai satu jam dengan menumpang perahu bermesin langsung ke lokasi wisata Pantai Berawe.
Tapi jika pengunjung lewat jalan darat, terlebih dahulu singgah di dermaga Pulau Kampai dengan menumpang boat bermesin dengan waktu lebih kurang 45-50 menit. Dari dermaga ini pengunjung dapat menyewa angkutan mobil pick up atau sepedamotor dengan jarak tempuh sekira 20 menit sampai di lokasi wisata.
Bagi pengunjung yang gemar bermain-main dengan desiran ombak dapat langsung terjun ke dalam air. Desiran ombaknya yang menggapai bibir pantai menjadikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Di lokasi wisata ini, jika pengunjung ingin menikmati makanan khas laut seperti ikan bakar, cumi-cumi, kepiting, udang, dan biota laut lainnya, dapat dipesan siap saji kepada pihak pengelola.
Pengunjung juga dapat membawa pulang oleh oleh berbagai jenis biota laut seperti ikan kerapu, ikan merah, ikan pari, kakap, sembilang dengan ukuran yang cukup, dan harga yang terjangkau.
Selain itu, air kelapa muda dingin dan minuman segar lainnya juga tersedia di tempat, termasuk sarana hiburan keyboard dengan menampilkan lagu lagu dangdut, Melayu oleh penyanyi-penyanyi lokal. "Yang pasti para pengunjung akan menikmati wisata seru dan menyenangkan."
Wisata Bahari di Desa Pulau Kampai ini telah berlangsung selama puluhan tahun. Lokasi wisata ini paling ramai dikunjungi pada hari Minggu yang datang dari Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kota Langsa, Aceh, juga dari Langkat-Binjai, ujar salah seorang pengelola wisata, Husein kepada kru Metro Online melalui telepon selularnya, Minggu (3/5/2026).(lesman simamora/mp)

