![]() |
| Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan terima audensi Kepala BPS di Ruang Kerja Bupati, Senin (4/5/2026).(Foto: mol/diskominfo) |
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap, BPS Humbahas melibatkan sekitar 232 petugas sensus yang akan bertugas melakukan pendataan di lapangan maupun melalui sistem yang telah disiapkan.
Oloan menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menyatakan dukungan penuh. Menurutnya, pelaksanaan sensus ini memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan.
“Pelaksanaan Sensus Ekonomi ini sangat penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian masyarakat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Oloan.
Kepala BPS Humbahas Tomry Aritonang menyampaikan tahap pertama Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung 1 Mei hingga 15 Juni 2026, dengan fokus pendataan terhadap Usaha Besar (UB) yang dilakukan secara daring (online) dengan metode CAWI.
Selanjutnya, tahap kedua akan dilaksanakan pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, akan dilaksanakan pendataan lengkap usaha menengah, kecil, hingga mikro di seluruh wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.
"Berkat dukungan Pemkab Humbahas berhasil meraih peringkat ketiga dalam Koordinasi, Kolaborasi, dan Diplomasi (KKD) pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 se-Sumatera Utara (Sumut) serta peringkat ke-16 dari 25 kabupaten, kota terbaik di Indonesia," ujar Tomry.
Turut hadir dalam audiensi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kepala Dinas Kopenaker Nurliza Pasaribu, Kepala Dinas Kominfo Adrianus Mahulae, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Mariani F Sinaga, serta tim dari BPS. (as/as)

