LANGKAT | Tumpukan sampah yang dibuang sembarangan di pinggir jalan lintas Medan-Banda Aceh sekitaran jembatan sungai Plawi Desa Plawi Selatan, kecamatan Babalan kini kondisi yang memprihatinkan. Warga yang melintas sekitar merasa sangat terganggu, bahkan geram, karena masalah ini dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya tindakan nyata dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (22/4/2026) tumpukan sampah rumah tangga, plastik, dan limbah lainnya kini berserak dan menumpuk di pinggir jalan dan pinggiran Sungai. Kondisi ini bukan hanya membuat pemandangan menjadi buruk, tetapi juga menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat dan mengganggu pernapasan.
Yang membuat warga semakin kecewa, meskipun keluhan telah disampaikan berkali-kali, hingga saat ini belum ada langkah serius untuk membereskan masalah tersebut. Warga menilai pihak berwenang terkesan acuh tak acuh, tidak peduli, dan seolah menutup mata terhadap penderitaan masyarakat sekitar dan yang melintas di lokasi tersebut.
"Sudah berbulan sampah ini menumpuk, tidak ada yang mengangkut. Kami sudah lapor ke sana ke mari, tapi responnya nihil. Seolah-olah kami dibiarkan hidup di tempat yang tidak layak huni, akibat tumpukan sampah itu mengakibatkan banyak sekali lalat hingga masuk kerumah",keluh Latifah ,48, salah satu warga setempat, dengan nada kesal.
Warga juga khawatir, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan, akan memicu berbagai masalah serius. Selain menjadi sarang penyakit seperti demam berdarah dan diare, sampah yang menyumbat saluran air juga sangat berpotensi menyebabkan banjir bandang saat hujan turun.
"Kami tidak meminta hal yang sulit, hanya minta kebersihan terjaga. Tapi kalau pihak terkait saja tidak peduli, mau bagaimana lagi kami?" tambah warga lainnya.
Pihak Metro Online telah mencoba menghubungi pihak terkait Kepala Desa Pelawi Selatan Rizal via Wa dan mengatakan, "sudah berulang kali kita himbau masyarakat bahkan lewat tulisan spanduk disekitar lokasi, tapi ada saja masyarakat tidak perduli, yang membuang sampah itu warga dari luar desa kita, saya juga sudah memerintahkan Kadus kita untuk berjaga agar menangkap warga yang membuang sampah sembarangan," ucap Kades". Kemudian awak Metro Online bertanya kembali, " apakah hal ini dibiarkan ? Kemudian kembali Kades menjawab," ini akan segera kita tindak lanjuti dan besok akan saya bawakan dalam rapat koordinasi bersama Camat Babalan".ucap Kades kembali
Kemudian Metro Online juga Mencoba menghubungi Camat Babalan Irham Efendi lewat sambungan Wa, tapi tidak aktiv," memanggil".
Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah tersebut masih bertumpuk di tempat yang sama dan belum ada tanda-tanda akan segera diangkut atau dibersihkan. Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah atau dinas terkait agar lingkungan mereka kembali bersih dan sehat.(haloho/mp)


