![]() |
| Tim menangkap seorang pria bernama ISL alias Iwan Membot dan menyita sejumlah barang bukti. |
MEDAN | Guna merespon keresahan masyarakat atas maraknya aksi begal dan pencurian dengan kekerasan di wilayah Belawan puluhan personil TNI AD, AL serta unsur kecamatan dilibatkan membantu Polri menangkap penjahat di Kecamatan Medan Belawan.
Dalam rilis yang dikeluarkan, Minggu (18/4/2026) Kepala Dinas Penerang (Kadispen) Komando Daerah (Koderal) 1 Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan mengatakan, operasi digelar pagi hari dan menangkap seorang pria yang sebelumnya ditetapkan sebagai target karena terduga pelaku kejahatan.
Pria bernama ISL alias Iwan Membot, 21, warga Jalan Pulau Seram Lingkungan VI itu, ditangkap saat melintas dengan mengendarai sepedamotor di Jalan KL Yos Sudarso, tepatnya di depan sekolah Yayasan Perguruan Indonesian Membangun (Yapim), Belawan.
Kemudian tim menyita sejumlah barang bukti diantaranya satu bilah pisau dapur, pistol mainan, kunci inggris, pisau cutter, jam tangan, cincin, gelang tangan, kalung stainless, kartu ATM BRI, KTP, dua dompet kulit, topeng, dua topi, tas punggung, tas selempang, dokumen pribadi, pas foto, kosmetik atau parfum, dan beberapa stel pakaian.
Diduga ISL alias Iwan Membot terlibat dalam sejumlah aksi begal dan pencurian dengan kekerasan serta pembacokan di Belawan sekitarnya.
Selanjutnya ISL alias Iwan Membot bersama seluruh barang bukti untuk sementara diamankan di Mako Pomal Koderal 1 guna pendalaman dan secepatnya diserahkan ke polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
Sinergi antara TNI, Polri dan Pemko Medan bentuk nyata kehadiran negara dalam merespons keresahan warga terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang belakangan ini terbilang tinggi di Kecamatan Medan Belawan. (rel/REM).

