-->

Janda tua Warga Seibilah Tidak Pernah Mendapat Bantuan Dari Pemerintah

Sebarkan:

 

Kondisi bangunan tua rumah mungil peninggalan almarhum suami Rusnah janda tua warga Lingkungan 1 melati Kelurahan Seibilah Timur, Kecamatan Seilepan (Poto : mol/mp/Sabtu 25/4/2026)


LANGKAT | Rusnah, 67 seorang ibu janda tua warga Lingkungan 1 melati, Kelurahan Seibilah, Kecamatan Seilepan, Kabupaten Langkat tidak pernah menerima jenis bantuan sosial dari pemerintah Kabupaten dan Pemerintah pusat.

Janda tua tersebut memiliki enam orang anak dan kini dia tinggal sendiri dirumah mungil miliknya peninggalan almarhum suami janda tua tersebut, sehari hari janda tua tersebut kerap merintih kesakitan akibat pisik nya sudah tidak lagi bugar sediakala.

Setiap hari ibu janda tua tersebut berharap pemberian dari anak anak nya secara bergantian untuk belanja makan sehari hari ibu janda tua tersebut, terkadang anak nya memberikan uang 15.000 dan terkadang pula 20.000 tergantung rezeki dari anak anak ibu janda tua tersebut, demikian dikatakan Ismail Daud yang merupakan tetangga dari ibu janda tua itu Jumat (24/4/2026).

Sabtu (25/4/2026) kru metro online menyambangi kediaman Rusnah yakni janda tua yang tinggal sendiri didalam rumah mungil peninggalan almarhum suami nya.

Rusnah mengaku ditinggal mati oleh suaminya telah 10 tahun lamanya, dia juga mengaku tidak bisa lagi bekerja bagai dahulu kala, saat ini dia hanya berharap belas kasih ke enam anak anak nya untuk biaya makan sehari hari.

Dia juga mengaku 11 tahun lalu saat almarhum suami nya masih hidup dia pernah mendapat bantuan berupa beras dari Pemerintah, namun setelah suami nya tiada dia tidak pernah lagi mendapat bantuan jenis apapun dari Pemerintah.

Dia membenarkan kalau ke enam anak nya secara bergantian memberikan uang setiap hari nya sebesar 15.000 dan terkadang 20.000, uang tersebut digunakan untuk biaya makan sehari hari, ucap Rusnah sembari mata berkaca.

Beberapa kali dirinya telah mendatangi kantor kelurahan guna pertanyakan dirinya tidak pernah menerima bantuan sosial dari Pemerintah.

Saat itu pegawai kantor kelurahan Seibilah timur mengatakan kalau data ibu janda tua tersebut design enam digit, yang artinya tarap ibu janda tua tersebut tergolong orang kaya dan tidak layamg menerima bantuan.

"Data design sudah diganti dan ibu tunggu saja, sebut Rusnah menirukan perkataan pegawai kantor kelurahan tersebut.

Lurah Seibilah Timur, Fridya chairu S KOM berkali kali diupayakan konfirmasi namun lurah tidak berada di kantor nya, sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Lurah Seibilah Timur.

Terpisah, Camat Seilepan, Muhammad Iqbal Ramadhan SE dikonfirmasi melalui sambungan seluler mengatakan "kirimkan potocopy Kartu sekeluarga (KK) nya nanti biar saya cek kan, ucap Camat Seilepan.(mp/mp)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini