![]() |
| Bupati Serdangbedagai H Darma Wijaya menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Rabu (22/4/2026).(mol/dok Kominfo) |
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sergai yang menghibahkan sebagian dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp25 miliar untuk membantu penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Bantuan itu merupakan bagian dari aksi solidaritas delapan pemerintah daerah di Sumatera Utara untuk membantu wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.
“Bantuan ini murni bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan untuk membantu saudara-saudara kita di Pidie Jaya agar proses pemulihan pascabencana bisa lebih cepat,” ujar Darma Wijaya usai menerima penghargaan.
Ia menegaskan, sinergi dan kepedulian antar daerah menjadi hal penting dalam menghadapi situasi darurat bencana sekaligus memperkuat rasa kebangsaan.
Kegiatan Musrenbang RKPD Sumut 2027 dibuka Mendagri Tito Karnavian dan berlangsung selama dua hari dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan Produktivitas, Investasi, dan Industrialisasi Berbasis Potensi Daerah”.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan arah pembangunan Sumut difokuskan pada enam prioritas utama, yakni akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, dan pemulihan pascabencana.
Menurut Bobby, keenam sektor tersebut menjadi landasan penting dalam mendorong pembangunan Sumatera Utara yang lebih maju dan kompetitif.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi capaian pembangunan Sumatera Utara, khususnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 76,47 atau berada di atas rata-rata nasional sebesar 75,90.
Meski demikian, Tito meminta pemerintah daerah agar tidak hanya melihat capaian angka rata-rata, tetapi juga memperhatikan kondisi hingga tingkat kecamatan dan desa guna memastikan pemerataan pembangunan.
Ia berharap Musrenbang RKPD tidak hanya menjadi agenda seremonial, namun mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat pada tahun 2027 mendatang.
Selain menghadiri pembukaan, jajaran Pemkab Serdangbedagai juga mengikuti sesi Focus Group Discussion (FGD) bersama kementerian dan akademisi guna menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara.
Turut mendampingi Bupati di kegiatan tersebut, Sekdakab Suwanto Nasution, Kepala Bapperida Romian Parulian Siagian, serta sejumlah kepala OPD Serdangbedagai.(HR/HR)

